Segaris
June 10, 2008 at 3:23 p | In worry with single "R" | 74 CommentsNamaku Wori dan ini adalah buku harian ku yang aku beri nama Worry with single “R”,
usia ku saat ini 20 tahun. Di usia ini, aku seperti sedang mencari jati diri, tapi arti dari “Jati diri” itu sendiri aku tidak tau. Entah hilang kenapa dan kemana jati diri itu, sehingga aku dan teman2 sebaya ku bersusah payah mencari nya.
Diusia ku ini, aku sudah beberapa kali mencampakkan laki-laki dan sudah beberapa kali dicampakkan laki-laki.
Aku menemukan titik jenuh di hubungan ku dengan laki-laki, aku men-judge semua laki-laki sama saja, semua nya hanya memberi jejak yang sama di perasaan ku, “goresan” tidak lebih.
Suatu hari aku duduk di sebuah cafe, sendiri, hal yang biasa aku lakukan, entah dari mana datangnya seorang teman lama menepuk pundakku dari belakang, aku tertegun, bukan karena teman lama ku itu semakin tampan, seorang perempuan yang menggelayut di pundak nya benar-benar membuat ku terhipnotis.
Zaher mengetahui aku memperhatikan perempuan yang menggelayut di pundak nya,
“cantik kan wor.. ini pacar baru ku, kenalin..”
Aku mengulurkan tangan dengan cepat tanpa melepaskan pandanganku sedikitpun dari mata perempuan itu.
Perempuan itu menarik kepala nya dari pundak Zaher lalu tersungging malas, lalu menyambut tawaran jabat tangan ku,
dia memandang ku, kami saling beradu pandang, dia menarik garis bibirnya lebih tinggi, senyum nya makin lebar
“hi.. aku layla, layla bejahna”
“oo.. e.. ya.. aku wori eee..wori aja.. “
Layla menarik tangan nya dengan cepat sambil tersenyum nakal pada ku, aku merasakan karisma dan inner yang amat sangat, dia tidak secantik Sandra dewi, pun tidak semampai Luna maya, tapi entah kenapa susah sekali mengalihkan pandangan dari nya, badan nya langsing dengan perut rata, rambut kecolatan, dan yang paling aku suka adalah pandangan matanya yang lugu sekaligus liar.
Aku semakin sering ngajak hang out Zaher berharap Zaher membawa Layla, kadang bahkan hanya aku dan Layla saja tanpa Zaher, layla bukan perempuan pada umum nya, cara pandang nya pada setiap masalah membuat ku tertegun, dia mengungkapkan banyak hal dengan luas bukan hanya dari satu sisi , dia mempengaruhi otak ku dengan sangat elegan bukan dengan paksaan, Layla tak pernah sekalipun mencibir pada suatu hal, layla mengajarkan aku banyak hal, bagaimana dia memandang suatu masalah membuat aku keluar dari kotak, melihat sebuah kotak dari luar kotak, dia bukan perempuan biasa.
dan aku menyukai nya.
Perasaan ku pada Layla tidak bisa di sembunyikan lagi, aku jadi sering janji ketemu dengan Layla tanpa sepengetahuan Zaher,
Layla memberi rasa nyaman, membuat ku selalu ingin tau siapa dia sebenarnya, dia perempuan misterius, dan aku seperti peramal yang sedang berusaha keras mencari tau rahasia Alam, sebuah kemustahilan.
Walau ayla lebih tua 6 tahun dari ku, dan aku menyukai nya tapi aku tidak tau bagaimana cara agar dia tau bahwa aku mempunyai perasaan itu, sebelum nya aku belum pernah mengungkapkan perasaan, apalagi pada perempuan, beberapa kali aku memberi isyarat dan mengharap semoga Layla tau apa yang aku maksud.
Kadang dengan sengaja meletakkan tangan ku dipangkuan paha nya yang memamerkan mulus lalu menarik nya pelan hanya untuk mendapat sensasi yang aku belum pernah tau.
Layla tidak pernah merasa jengah dengan banyak isyarat yang aku lemparkan, namun Layla juga seperti nya tidak menangkap isyarat ku, tapi kenapa dia sering melakukan serangan balik atas isyarat-isyarat yang aku mulai kalau dia tidak tau perasaan ku,
tapi kalau dia tau kenapa Layla tidak sekalipun menyinggung soal rasa, aku jadi ragu, bagaimana sebenarnya perasaan nya dengan ku.
Aku mulai cemburu jika Layla bermesraan di depan ku dengan Zaher, layla tau betul itu, buat Layla itu malah jadi suatu keasyikan tersediri untuk nya, sementara dia sibuk melumat bibir Zaher, kaki nya berputar-putar di betis ku, dan itu membunuhku, kaki nya lebih mulus dari semua kaki laki-laki yang pernah aku kencani, ya tentu saja.
Lima bulan berlangsung dengan banyak kesenangan dan kecemburuan, Zaher dan Layla sudah tidak berhubungan lagi, Zaher beberapa kali menangis dan menanyakan keberadaan Layla, aku tidak tau, dan aku juga mengalami masa yang sama seperti Zaher, kehilangan tanpa jejak.
Saat terakhir aku bertemu layla, aku melihat Layla membisikkan sesuatu pada Zaher sambil tersenyum manis sekali kearah ku, saat aku tanya apa yang dikatakan layla waktu itu, Zaher malah memandang kearahku dengan kening mengkerut, zaher mengangkat bahu sambil mengeleng,
“dia cuma bilang kalau aku dan kamu terlalu mudah untuk nya, aku enggak tau apa maksud nya“
aku menunduk. karena aku pun tidak tau maksud nya.
74 Comments »
RSS feed for comments on this post. TrackBack URI
Leave a comment
Blog at WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.

sepertinya saya kenal layla bejahna ini

mau saya kenalin? emang bikin deg-degan kok, mirip kaki menari-nari di atas betis
*kabur cepat-cepat, sebelum ditimpuk*
Comment by goop — June 10, 2008 #
butuh yang lebih liar tuh
Comment by fenny — June 10, 2008 #
@ om Goop :
hehhehehhehhehe…
lah mirip kaki yang nari-nari itu gimana to om..
enggak aku timpuk kok..
*ngumpetin godam 1000 kgdi belakang tangan*
@ mbak Fenny :
ulan lebih liar mbak..
*kabur*
Comment by ulan — June 10, 2008 #
wew,,,
you’re just to easy
hehehe
keren euuyyyy
manstabssss
Comment by Ade — June 10, 2008 #
wah saya juga gak tahu maksud zaher … ini kisah nyata yah?
Comment by Rindu — June 10, 2008 #
layla bejahna …. kaya nya pernah denger nama itu…
Layla menarik tangan nya dengan cepat sambil tersenyum nakal pada ku, entah apa maksud nya tapi aku merasakan karisma dan inner yang amat sangat, dia tidak secantik Sandra dewi, pun tidak semampai Luna maya, tapi entah kenapa susah sekali mengalihkan pandangan dari nya, badan nya langsing dengan perut rata, rambut kecolatan, dan yang paling aku suka adalah pandangan matanya yang lugu sekaligus liar.
ah ini pasti postingan narsis… memuji diri sendir :d
Comment by suprie — June 10, 2008 #
Bagi yang gak tau, nih ta kasih tau…
Layla itu tukang sayur
Zaher itu tukang Buah, keduanya ketemu dipasar…
*Kabur sebelum ditimpuk yang punya cerita*
Comment by indra1082 — June 10, 2008 #
next please.
Comment by irdix — June 10, 2008 #
wah wah wah…
ternyata yang selama ini menghiasi YM ku dia tho ndul ulan???
duh duh duh…
selera dia memang aneh. gak mau sama orang yang mudah..
[mudah apa ya? ikut bingung!]
**pm layla bejahna**
Comment by det — June 10, 2008 #
ya, mereka memang terlalu mudah jatuh hati pada kesempurnaan yang mungkin saja semu…
Comment by tukangkopi — June 10, 2008 #
wah tipe player si layla…
Comment by funkshit — June 10, 2008 #
terlalu mudah untuk dipermainkan gitukah???
Atau apa sih yaa???
Is it true story?
Reveal please, sis…
*disiksa penasaran sampai mampus*
Comment by GiE — June 10, 2008 #
isyaratnya kurang banyak kali yah..
Comment by sofianblue — June 10, 2008 #
sumpah aku cuman niat komen
*komen balesan*
err.. wori itu perempuan tah?
busyet.. uedan bener layla, perempuan pun “terlalu mudah” baginya untuk di cekoki pesona luar dalemnya
*jadi penasaran dalemnya*
*ini komen sebenere*
-pulang-
Comment by lainsiji — June 10, 2008 #
eheiheieheiehei cari yang liar dunk
duh ceritanya mirip ma gw.. pacaran ma cew yang lebih tua dari gw
Comment by FaNZ — June 10, 2008 #
oedipus complex,,,,,,,
aq mau aja si,, kalo sama tante tari,,,
hihihihi,,,,,
Comment by devino — June 10, 2008 #
apa ini bakal dinovelkan? based on the true story kah???
Comment by tc — June 10, 2008 #
wah wah wah ini yg perempuan yg mana ??? yg laki2 yg mana ??? moemet’z yakin …
Comment by masmoemet — June 10, 2008 #
ewwww.. semakin kompleks aja sepertinya si Wori ini..
Comment by chic — June 10, 2008 #
Di Velem kan aja TC, kayak samson dan laila..
bener gak sih samson itu sama laila?? Ah Dudul.
Comment by izulcybercafe — June 10, 2008 #
senyum nakal itu seperti apa nya?
*beneran ga tau*
mendingan dibuat film lepas, saya pasti nonton
Comment by tukangobatbersahaja — June 10, 2008 #
berdesir….
wahahahaha
Comment by Epat — June 10, 2008 #
hi hi emang enak Tahu sama Tahu..?
Comment by Jari Jari Ampuh — June 10, 2008 #
layla bejahna itu sapa sih?
kaya pernah liat di mana gituu
Comment by edy — June 10, 2008 #
HHmmm …
membaca berkali-kali …
mencoba mengerti …
(tapi tidak berhasil )
(aku sudah tua rupanya …)
Comment by nh18 — June 10, 2008 #
ini cerita ato kisah nyata seh???
kok bingung aku
Comment by nung — June 10, 2008 #
Aku ngopi dulu ya mbak ulan,sandal aku mana ya ? ketukar sama mas hangga kali.
Comment by ubadbmarko — June 10, 2008 #
aku masih bingung maksud ceritanya.. jadi si Aku di sini tuh punya perasaan semacam apa?
*
Cinta?
atau suka sebatas temen..
soirr.. kurang peka.. entah karena bloon apa polos ya akunya..
*kayak gini polos…. wkakakakkaka..
Comment by vei — June 10, 2008 #
katanya wori dah punya anak??
kok masih 20??
Btw layla ???
**ngelirik id yahoo**
Comment by hanggadamai — June 10, 2008 #
Aku mulai cemburu jika Layla bermesraan di depan ku dengan Zaher, layla tau itu, dan itu malah jadi suatu keasyikan tersediri untuk nya, sementara dia sibuk melumat bibir Zaher kaki nya berputar-putar di betis ku, dan itu membunuhku, kaki nya lebih mulus dari semua kaki laki-laki yang pernah aku kencani, ya tentu saja.
*pasti belom kencan ma aku :- *
Comment by inidanoe — June 10, 2008 #
Mas, kalo ga salah layla itu yang tiga ribuan itu kan? Sudah jadi tenar toh dia sekarang?
Comment by begobanget — June 10, 2008 #
jadi sebenarnya wori tuh cewe pa cowo sih?
Comment by tamie — June 10, 2008 #
waduh kalo uda mengarah ke bagian paha jadi bikin susah konsentrasi nih, daerah sensitif
btw, koq endingnya dicepetin. Hrsnya dikasi konflik dulu yg banyak hehe
Comment by Tigis — June 11, 2008 #
hmmmm sedikit bingung, apa aku yg lagi oon ye…..
Comment by yusdi — June 11, 2008 #
jati diri itu ternyata menjadi hambaNya. sudah itu saja kok mbak! ndak usah repot2 mencari-cari jati diri.
lay..la…h?? masak lay..dong!!!
Comment by ndop — June 11, 2008 #
@ mas Ade :
tapi enggak mudah buat aku mas..
*mbrebes mili*
@ mbak Rindu :
Zaher sih enggak ada maksud apa-apa mas
@ mas Suprie :
waduh ini pujian to mas?? hahahha..
kalo saya mah rambut karatan, jemblung, dan mata ngantuk kakakakkakaka…
@ mas Indra1082 :
lah gimana sih ya kebalik to mas.., layla tukang pecel, Zaher tukang jagal.. aku tukang timpuk.. kakakakka
@ om Irdix :
next gimana to om??
@ om Det :
Pm nya udah masuk om.. lha kok isinya enggak ada om?? salah alamat kali..
@ Tukang kopi :
saya malah mudah jatuh cinta ama yang semi semi..
Comment by ulan — June 11, 2008 #
@ mas Gie :
wadah om Gie ini bukan kisah nyata, yah sebagian diambil dari sepengetahuan aja..
@ mas Sofianblue :
mohon bimbingan nya supaya isyarat nya tepat sasaran om..
@ mas Lainsiji :
dalem nya siapa om?? Zaher?? saya juga penasaran kalo yang itu, kalo daleman nya layla mah beda-beda tipis ama saya..
*ikutan pulang*
@ mas Fanz :
oooo kirain cerita nya sama-sama segaris, njenenngan suka ama cowok gitu..
@ mas Devino :
tante cut tari?? tari kecak??
@ mbak TC :
kayak nya belom ada penerbit yang khilaf mau nerbitin ini deh mbak..
bukan mbak, enggak dari kejadian sebener nya, nyerempet dikit lah..
@ mbak Chic :
ho oh mbak, heran deh ama wori, kayak perumahan aja jadi komplek
Comment by ulan — June 11, 2008 #
@ mas Izulcybercafe :
lha ya itu juga belom ada produser yang kesirep untuk men-vilemkan ini om..
@ mas Tukangtobatbersahaja :
senyum nakal tuh kayak gini lho om
*praktek senyum nakal*
nah gitu..
pelem keiket aja belom ada yang mau buat apa lagi pelem lepas om..
@ mas Epat :
otak saya malah berpasir om..
kayak nya perlu sapu lidi saya..
@ mas Jari jari ampuh :
kalo tau tapi pura-pura nggak tau gimana om??
@ om Edy Caplang :
saya juga kayaknya pernah liat, lupa juga dimana om..
@ mas NH18 :
saya nulis berkali-kali aja juga belom ngerti mas.. bingung saya..
@ mas Nung :
cerita mas.. cocok sekali untuk diceritakan pada anak-anak sebelum tidur.. dijamin.. males tidur.
@ mas Ubadbmarko :
njenengan tadi kesini ceker-an kok enggak bawa sandal, sandal ku jangan di embat ya.. larang iku..
@ mas Vei :
*ngasih baju*
jangan polosan mas.. nih pake, malu kalo di liat orang
eh..
maaf itu tanktop saya..
Comment by ulan — June 11, 2008 #
@ om Hanggadamai :
ha?? kapan layla punya anak??
iya kan emang pemutusan cerita wori nya kan umur nya om..
@ mas Inidanoe :
ya deh ntar aku bilangin ke layla supaya janjian kencan ama njenengan
@ Ko Besar :
hauhauahuahuahuhuauha..
bbm kan naik om, sekarang udah enggak 3000 lagi, naik jadi 3500
kakakakkakakka
@ mbak Tamie :
hemaprodit mbak, tergantung iklim..kakakkakakaka
Comment by ulan — June 11, 2008 #
@ mas Tigis :
ehehhehe.. takut kepanjangan mas, ntar kalo ada yang mau membuku-kan baru di panjang-panjangin deh..
@ mas Yusdi :
ehehheheh enggak mas pancene mbingungi, aku juga bingung..
@ mas Ndop :
hauahuahuaua.. aku nyari kayu jati aja, lumayan buat dijual
Comment by ulan — June 11, 2008 #
Loh .. Layla Bejahna itu dirimu toh?? OMG !! *tepuk jidat*
Comment by erander — June 11, 2008 #
lanjutkan lagihhhhh sist.. ^^
Comment by ratutebu — June 11, 2008 #
ah keren sekali Layla ini!!!
Comment by natazya — June 11, 2008 #
wahh manabe nih
salam kenal
Comment by Gelandangan — June 11, 2008 #
numpang ah lagi belajar nulis
Comment by pro djblogger — June 11, 2008 #
ini cerpen atau kisah nyata dik ?
Comment by achoey sang khilaf — June 11, 2008 #
Bejah….
Comment by JoEy D`JuVe — June 11, 2008 #
Um…daya imaginasi yg tinggi mbak ulan mampu membawa saya sebagai pembaca seolah2 menonton film..film yg tergolong baru untuk orang dengan adat ketimuran seperti kita…
Comment by yokeiju — June 11, 2008 #
bersambung………….
Comment by Alex — June 11, 2008 #
penasaran……………
Comment by Alex — June 11, 2008 #
dan menantikan………..
Comment by Alex — June 11, 2008 #
dulu katanya saya terlalu susah, sekarang mereka terlalu mudah. gimana sih, layla yang aneh…
Comment by bubba — June 11, 2008 #
Iya Ul.. percuma disamarkan…
tersirat kalau itu adalah dirimu…
…
btw nama Layla itu adalah nama yang susa keluar
dari kepala
Layla bejahna
Layla bejahna
Layla bejahna
Layla bejahna
damn!
Comment by Eru — June 11, 2008 #
Layla layla…aku jarang di belay…
Masih lanjut ngak ceritanya? Asyik deh!
Comment by juliach — June 11, 2008 #
@ mas Erander :
lah njenengan mas Erander toh?? OMG *tepuk tangan*
eh..
@ mbak Ratutebu :
ntar mbak istirohat dulu, masik capek..
*ngos ngosan*
@ mbak Natazya :
ulan juga keren mbak :tersipumaludengantampangsupermanis:
eh..
*icon nya kok nggak keluar ya??*
@ mas Gelandangan :
manabe itu apa mas??
*sumpah enggak gaul*
@ mas ProDjbloger :
njenengan DJ yang ngeblog apa bloger yang nge DJ mas??
@ mas achoy sang khilaf :
bukan mas, ini kisah memilukan, eh.. bukan ini fiksi yang dikarang di alam bawah sadar sambil semedi
*sumpah aku garing*
Comment by ulan — June 11, 2008 #
@ mbak yokeiju :
berhubung saya orang jawa timur ya saya bikin yang agak keselatan
*hari ini hari enggak nyambung sedunia*
makkasih pujian nya mas..
*padahal enggak muji kan*
@ mas Alex :
nakal.. nakal..
nyampah lagi disini..
tunggu pembalasan ku
@ mas Bubba :
ehhehehhehhehe…
sumpah enggak ngerti mas.. apa nya yang terlalu mudah mas??
@ mas Eru :
kakakakakkakakkakka.. ketauan ya?? hahahhahaha.. layla bejahna itu emang punya ku mas, lahir dari janin (otak) ku, tapi bukan aku.. ulan more cute lah.. hahahahhaha..
jangan.. jangan di keluarin dari otak.. biar aja, lumayan buat ngangetin otak yang dingin kkakakkaka..
@ mbak Juliach :
kan ada di seri wori itu mbak, mau nya sih di lanjutin terus tapi ide nya suka mampet nih mbak, sumbang dunk
Comment by ulan — June 11, 2008 #
ha embuh apa yang mudah ya? mbok ditanyakan kepada penulisnya, koq ke saya.
btw, layla itu orang london yah?
Comment by bubba — June 11, 2008 #
wah nice stori
saya dah lama ngga nulis cerpen lagi
jadi pengen
Comment by realylife — June 11, 2008 #
huakakkakakaa..
kapok sekarang jadi pada ngirain kalo
layla bejahna = ulan
hehehe..
tapi being too simple is boring…
errr… tapi kok ya banyak yang pada ndak ngerti ama maksudnya layla yah ?? kan udah jelas..
Comment by irdix — June 11, 2008 #
Baru pertama mampir kesini. Mbak tukang tulis cerpen ya?
Baca” boleh ya..
Comment by kniapril — June 11, 2008 #
dan sy amat sangat worry ini bakalan dipublishkan sbg cerpen..
Comment by theloebizz — June 11, 2008 #
nice deh lamunannya… salam buat wori yah…
Comment by Godamn — June 11, 2008 #
hmmm g’ ngarti ahhh gelappp
Comment by zoel chaniago — June 11, 2008 #
Cerita pendek yang menarik. Salam kenal.
Comment by Rafki RS — June 11, 2008 #
Segaris = sesama jenis?
Comment by Rafki RS — June 11, 2008 #
wkakakak..
makasih tanktopnya..
skalian mau di pake ntar malem..
hihihihi..
Comment by vei — June 12, 2008 #
emm…
jadi…
wory itu cewek yg tiba2 suka am cewek gitu??
hemm…
*kok aku lemott yaaa…*
Comment by ta2imoetzsedunia — June 14, 2008 #
harus baca berulang2 x, aq masih bingung
Comment by gadis — June 14, 2008 #
“… kaki nya berputar-putar di betis ku, dan itu membunuhku, kaki nya lebih mulus dari semua kaki laki-laki yang pernah aku kencani, ya tentu saja.”
kaki laki2?..
jadi wori itu perempuan ato laki2?..
haduh, ga mudeng,..
Comment by nana — June 14, 2008 #
Aku lebih sulit dari Zaher dan Wori.
Comment by moh arif widarto — June 16, 2008 #
kayanya gw suka nih sama karakter layla, seandainya bisa ketemu di dunia nyata…
[gw mudah ga yah? >:) ]
Comment by woelank — June 16, 2008 #
Don’t Worry by happy *benar enggak sih tulisannya
Comment by Gelandangan — June 19, 2008 #
ceirta yang lumayan runut, linear, n sedikit memiliki warna.
Comment by ibe — June 21, 2008 #
@ ulan :
bukan si layla mas ulan.
tapi ma si wori ^_^
Comment by inidanoe — June 25, 2008 #