sebentuk ruang..
September 18, 2008 at 3:23 p | In lucu | 49 CommentsDi lingkungan ku, ada sebuah mushola, bangunannya kecil namun guyup.
Dulu waktu bapak kepala berasal dari suku Minang, mushola itu di tambah seperti tanduk di atap nya, lalu waktu pak kepala di ganti oleh seorang seniman, ada banyak sekali kaligrafi di dinding nya, saat pak kepala diganti oleh orang jawa, ada banyak suluh dibingkai.
Sekali waktu aku sholat Dhuhur berjamaah didalam mushola itu, aku memandang dinding di sekeliling mushola itu, baru di cat, masih bau cat baru. dengan pajangan yang masih baru, karena pak kepala lama diganti dengan yang baru.
Setiap pak kepala mengira telah mengoreksi kesalahan dekorasi dinding yang dibuat pak kepala sebelum nya.
Aku duduk lebih lama didalam mushola itu, sampai akhir nya sendiri, aku merasa mushola itu lah aku, bagaimana pun pak kepala mengganti dinding dan hiasan nya tapi yang tetap di pertahankan nya adalah ruang kosong di tengah mushola itu.
ruang tempat memuja, tempat bersyukur dan berdoa.
bagaimanapun aku mengganti tampilan dinding dinding ku, aku tetap mempertahankan sebentuk ruang kosong di dalam diri ku, ruang tempat ku memuja, tempat ku bersyukur dan berdoa..
49 Comments »
RSS feed for comments on this post. TrackBack URI
Leave a comment
Blog at WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.

sebentuk ruang yg tak pernah lekang?
Comment by edy — September 18, 2008 #
Sujud itu ada di hatimu nona… Ruang yang kau tempati hanya perantara,,,
Comment by ManusiaSuper — September 18, 2008 #
Jadi adakah ruang kosong itu untuk memuja mu ulan?
hahahaha
Comment by Epat — September 18, 2008 #
sbnrnya…”Sang Khaliq itu berada dimana aja”..tidak ada ruang kosong maupun isi, yang penting IKHLAS dalam memuja-NYA…..
Comment by aden — September 18, 2008 #
rencananya mau diisi apa, mbak?
harga furniture katanya naik ya menjelang lebaran…
gelarin karpet aja gimana?
Comment by goop — September 18, 2008 #
ruang hati ini sebaiknya jangan di biarkan kosong….
Ia menunggu kapan kita berdoa dan bersyukur menghadapNya
Comment by tukangobatbersahaja — September 18, 2008 #
aih mengena sekali.. maklum, rasanya banyak orang yg melupakan “ruang kosong” itu…
Comment by *hari — September 18, 2008 #
ruangnya jangan dibiarin kosong takutnya ditempatin orang ntar ga kebagian tempat
Comment by emfajar — September 18, 2008 #
sebentuk ruang itu ada kalanya harus terisi. gak boleh dibiarkan terus kosong..
Comment by det — September 18, 2008 #
sebentuk hatiku buat kekasihku… haiah malah nyanyi….. kekekekekek…. jangan mpe kosong non…
Comment by Anang — September 18, 2008 #
ruang nan indah, lebih indah dari hiasannya, kalo kita tau maknanya…
Comment by Odie — September 18, 2008 #
Hm..mungkin itu bilik pribadi, tempat biasa kita meletakkan sesaji.
karenanya, kadang saya heran kenapa orang-orang itu seringkali usil, tak tahu diri, padahal itu adalah ruang bilik pribadi
Comment by peyek — September 18, 2008 #
Yang aku gak ngerti, kenapa postinganmu semua dikasih tag ‘lucu’. hehehe…
Apa emang tag ‘lucu’ mendapat the most hits di wordpress? Ataukah dunia ini menurutmu hanya sebuah lelucon? A divine comedy?
Comment by snape — September 18, 2008 #
ruangannya jangan kosong lama2 mbak, harus di isi Imam, demikian juga ruanganmu
Comment by 1rw@n — September 18, 2008 #
Ruang?? yang bentuknya ada yg kertas sama koin itu yah? yang buat beli jajan? yang buat ditabung? yang mata gw ijo kalo ngeliatnya..
ow.iya..iya..ngerti gw..
(si dodol yang baru turun dr gunung) Hihi..
Comment by denokdebloeng — September 18, 2008 #
ruang? kalo ketemu Tuhan itu tidak ada ruang yg membatasi
Comment by aRuL — September 18, 2008 #
Yang terakhir bingung saya?? buat sebentuk ruang..nya mbak Ulan aja dehh…
Silahkan deh buat postingan seperti ini, Selamat Berjuang nahh buat yang gak berkenan
Comment by bocahiseng — September 18, 2008 #
ruang di hatiku masih kosong, ada yang mau mengisi???
*menjawab komen di blogku*
aku punya semua albumnya bjork mbak, btw, udah liat video klip terbarunya belom? yang dull flame of desire, sangat bagus dan biyutefel! liat di youtube ya mbak…
Comment by ndop — September 18, 2008 #
Selera humor mbak ulan memang tinggi.. berkali-kali “postingan serius” dikategorikan dalam “LUCU”.. saya bertanya dalam diri sendiri, apa memang selera hunmor saya rendahan ya????? hiks…
Atau memang semua adalah Canda Dunia???????
Comment by Gempur — September 19, 2008 #
Ruang apakah ini???…..hihihi
Comment by indra1082 — September 19, 2008 #
Apa artinya ruang kosong dalam mushola tanpa ada yang mengisinya dengan sholat, alunan azan dan mengaji…
apalah arti ruang kosong dalam diri jika tidak di isi dengan iman, amal dan kebaikan …
Bayangkan sebuah bola tanpa diisi angin, seperti kerupuk plong yang digigit lalu hancur.
Apalah arti angan-angan jika hanya kosong…
Ruang yang kosong harus di lapisi dinding yang tebal dan kuat agar tetap kokoh didalamnya
Comment by maskoko — September 19, 2008 #
tak penting itu tampilan luar….
Comment by itikkecil — September 19, 2008 #
iya neng, ruang kosong yah… tak perduli bagaimana pun luar yang berubah, dalam tetap lah sama, gak pernah berubah..
hihihi tumben bener
Comment by suprie — September 19, 2008 #
wadoueee …
aNE jarang ke masjid … !
Comment by rajaiblis — September 19, 2008 #
tubuh tanpa ruh.. is nothing..
Comment by kucingkeren — September 19, 2008 #
Mosok masih belm ada yang ngisi ruangnya? Gak percoyo blas…
Comment by sapimoto — September 19, 2008 #
Wah ini berisi ruang, ruang untuk berteduh
ruang untuk memikir
dan ruang untuk menulis
dan ruang untuk ibadah
salam
sumintar.com
Comment by masmintar — September 19, 2008 #
people change..
Comment by babak belur — September 19, 2008 #
Jahh… meski berkali-kali gonta-ganti potongan rambut, wajah Situhh tetap nyang ituh2 juwega.. cuman penampakannya ajahh nyang kelihatan berubah.
Comment by serdadu95 — September 19, 2008 #
it’s not an empty if it has shape.
Comment by babak belur — September 19, 2008 #
Pas nulis inih, Ulan ndak sedang bobok kan ???
Comment by mbelGedez™ — September 19, 2008 #
ruang kekosongan yag kita iliki terkadang menjadi sebuah pertanyaan bagi jiwa yang juga memiliki kekosongan begitupun hati. jadi alangkah megahnya bila kekosongan itu kita beri sedikit cahaya lilin keimannan kita. moga ada cahaya iman dalam perjalanan kehidupanmu. selamat malam dan salam hangat selalu
Comment by dobleh yang malang — September 19, 2008 #
berisi adalah kosong..kosong adalah berisi..
alah..hehe
Comment by kita — September 19, 2008 #
tak penting bungkusnya
yang penting di dalamnya.
thanks udah ngingetin.
Comment by latree — September 19, 2008 #
Ruang?? yang bentuknya ada yg kertas sama koin itu yah? yang buat beli jajan? yang buat ditabung? yang mata gw ijo kalo ngeliatnya..
ow.iya..iya..ngerti gw..
(si dodol yang baru turun dr gunung) Hihi..
tukeran link ya mb ulan..
Comment by denokdebloeng — September 19, 2008 #
Ruang untuk sebuah keabadian…..
Comment by Jauhari — September 20, 2008 #
Ruang ini hanya mimpi, lahir, tumbuh, lalu layu, Allohuakbar.
Comment by ubadbmarko — September 20, 2008 #
kalau ruangnya hilang kan susah juga…
masa kedalem dalem juga dirombak orang..
sisa buat diri sendiri gimana?
Comment by natazya — September 20, 2008 #
Amin…
Comment by dondanang — September 20, 2008 #
kenapa harus terkungkung dalam sebuah ruang?
Comment by kyai slamet — September 21, 2008 #
Wah nih ngomongin ruang. aku mo ke ruang makan aja deh hehe
Salam kenal,mbak..Blognya dan artikelnya enak buat dibaca..Sukses buat anda.
Comment by BloGendeng — September 24, 2008 #
blog ini menyediakan sebuah ruangan kosong untuk pengunjungnya meninggalkan jejak….
***great posting***
Comment by radenmasnews — September 24, 2008 #
ruang? jadi inget film indonesia dengan judul sama…
tapi apapun itu ruang memang selalu memberikan tempatnya agar bisa diisi sesuai kadarnya..
blog n postingannya bagus2..
*saking bagusnya sampe aku lupa komen coz bacaaa terus*
Comment by olvy — September 25, 2008 #
Raung terdalam, ruang Hamba Allah, rung qalbu, ruang menulis, dan ruang-ruang yang terisi …
Comment by Ersis Warmansyah Abbas — September 25, 2008 #
Ijinkan aku mengisi ruang itu. Bersujud di dalamnya dan memujamu. Mengamati setiap perubahan apapun yang kaulakukan.
Dan kini setelah aku berada di dalamnya, aku melihat bercak-bercak muntahanmu di dinding wkwkwkwkkwkwkwk
Comment by Bodoh — September 28, 2008 #
[...] sebentuk ruang.. [...]
Pingback by Myhell’s Blog » Blog Archive » Hello world! — September 28, 2008 #
[...] sebentuk ruang.. [...]
Pingback by Myhell’s Blog » Blog Archive » sebentuk ruang — September 28, 2008 #
sendiri dalam doa, menyenangkan yah?
Comment by stey — October 4, 2008 #
wah bagus banget analoginya….
ruang kosong itu perlu, untuk sirkulasi udara…..
Comment by rivai — October 13, 2008 #