Kami tidak butuh dikasihani..
October 15, 2008 at 3:23 p | Posted in lucu | 122 Commentsaku memang miskin, rumah ku hanya 2 meter kali 4 meter, pekerjaan ku hanya mengumpul sampah di komplek perumahan, tapi tidak sekalipun aku ingin menyusahkan orang lain. jadi tidak usahlah memandangku dengan pandangan mengasihani, karena aku juga masih punya harga diri.
aku memang miskin, makan ku sehari hanya sekali, kadang malah tidak sama sekali, tapi aku tidak mengemis untuk itu, aku bekerja dengan keringat ku, pekerjaan yang juga mulia, bayangkan jika tidak satupun manusia bekerja seperti yang aku kerjakan, akan bagaimana sampah itu, tak perlulah memberi sebagai belas kasihan, karena aku masih punya tenaga untuk bekerja.
aku memang miskin, yang tak pernah terpikir untuk membeli baju baru yang bagus, tapi aku tidak pernah iri melihat orang yang bersliweran di depan ku dengan mobil mewah.
walau baju hanya satu di badan, tapi cukuplah untuk menahan hawa dingin, tak perlulah memandang gidik pada kumal baju ini.
aku memang miskin, karena hanya aku yang mampu menjadi miskin, dan tetap bertahan hidup dengan nya. aku sudah bekerja dan berusaha, sisa nya biarlah yang kuasa..
122 Comments »
RSS feed for comments on this post. TrackBack URI
Leave a Reply
Blog at WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.



tega banget sih pasanganmu, lan
*dipentung*
Comment by edy— October 15, 2008 #
Comment by det— October 15, 2008 #
Aku suka yang paling akhir Lan,
Comment by agoyyoga— October 15, 2008 #
semangat.. berjuang dan berusaha
Comment by Anang— October 15, 2008 #
suka mulung ya..
*kabuuurrr
Comment by emfajar— October 15, 2008 #
Keenamx
Comment by sippaganteng— October 15, 2008 #
Ulan kentir kalo lagi serius mesti dalem banget…. punya adek cewek gak, Tir?
Comment by pendi— October 15, 2008 #
mari bersyukur…
Comment by sitijenang— October 15, 2008 #
mau kaya dunia dan akhirat?? baca ini ya mbak..
http://hanggadamai.wordpress.com/2008/10/15/ketika-kekayaan-menjadi-keharusan/
Comment by hanggadamai— October 15, 2008 #
wah sindir sosial nih buat kita,
semoga kemiskinan itu bukan jadi alasan kita malas, tetapi membangkitkan kita
Comment by aRuL— October 15, 2008 #
dengerin “bandingkan” dari PAS BAND feat Ebith beat A
sehati sejiwa
Comment by akaldanhati— October 15, 2008 #
jadi pemulung ternyata bisa kaya ya, buktinya si ulan ini bisa internetan ria sambil mulung sampah. Jangan-jangan di area pembuangan sampah ada Waifinya? omaigaat… saya tidak menduga hal itu…
yaudah, selamat berwaifi ria sambil mulung sampah.. kalo ada sampah leptop mbok ya dikirim ke alamat saya.. wekekeke… yang ada modem wirelessnya ya…
Comment by ndop— October 15, 2008 #
waduh mbak, beneran itu mbak. kok bisa sampe di telantakan begitu…….!!!
siapa sich yang tega buat mbak ulan sampe begitu..??
*kaboorrr*
Comment by cinker— October 15, 2008 #
saran saya, kawin lagi!! *sok serius*
Comment by cK— October 15, 2008 #
Biar miskin bin mlarat alias sekarat yg penting ndak nyusahin orang… betul ora..??
tp skrg orang miskin udh tau teknologi yah, bisa ngeblog lagi…heuheu…
Comment by Didien®— October 16, 2008 #
kemiskinan seharusnya tidak menjadi alasan untuk minta dikasihani oleh orang lain.
Comment by itikkecil— October 16, 2008 #
Pengumpul sampah komplek bisa ngenet juga yah. salut ah. BTW salam kenal ya
Comment by kipram— October 16, 2008 #
ulan emang kere………………..n
laptopku sentimen pek..
Comment by irdix— October 16, 2008 #
yap..yang penting adalah : aku sudah berusaha. aku sudah berusaha.
Comment by nie— October 16, 2008 #
Kemiskinan yang mendekatkan adalah kebaikan
Kemiskinan yang menjauhkan adalah keburukan
Dan jadilah mahluk yang bersyukur
Comment by kangharis— October 16, 2008 #
Rumah 2 x 4 meter kok bisa ngeblog ya?? Gak prcaya, lha wong
tetangga saya yang rumahnya ber meter2 luasnya, komputer aja gak punya. Ekekekek…
Comment by kukiratakada— October 16, 2008 #
Cara Mendaki Kaya adalah Berhenti Miskin …
Comment by masDan— October 16, 2008 #
aku hanya mendoakan saja
Comment by Alex— October 16, 2008 #
Orang baik yang miskin adalah orang kaya yang uangnya sedikit……
Orang kaya karena tidak jujur adalah orang miskin yang uangnya banyak……
Comment by Yoyo— October 16, 2008 #
ternyata mbak ulan bisa berpuisi ya. Kata katanya menyentuh deh.
Comment by Richie Rich— October 16, 2008 #
biar miskin harta tapi gak miskin harga diri. setuju banget:)
Comment by nita— October 16, 2008 #
Masa BAD tentang poverty tagnya ‘lucu’ seh,,hihiii!!
Saya mah ketinggalan kereta uey,,baru tau kemaren. Ntar saya sms pakPres biar mampir ke page ini deh,,
Pernah dulu nulis yg nyrempet2 dikit,,ini nih postingan-postingan pendek nan jazjuz,,
Comment by [H]— October 16, 2008 #
jadi pemulung di internet, bangeten…nyusahin benwit
Comment by h a b i b— October 17, 2008 #
sulit membedakan kebutuhan dan keinginan…
(maksudnya?????)
Comment by ciwir— October 17, 2008 #
ternyata side jobnya mulung yakz…..
hehehe,,,,
*kaboor*
Comment by mie2nk— October 17, 2008 #
aduh bu…
ternyata setelah resign dari kantor yang itu sekarang jadi pemulung ya ??
**wakakka, sotoy mode on..
kabuuur ah, sblm di tempiling,qqq..
Comment by mierz— October 17, 2008 #
ni ko masuknya kategori lucu? apanya yang lucu.
heeheehehe, kaga nyambyung ya. mangap?!
Comment by qnewt— October 17, 2008 #
sabarlah, “aku”
percaya Tuhan Maha Adil…
Comment by melurpinilih— October 17, 2008 #
miskin bukan untuk dikasihani tapi dibantu.
Comment by dondanang— October 17, 2008 #
Biasa mulung dimana, Lan?
Jangan coba-coba masuk daerah kekuasaanku, disini selain sudah banyak saingan, para pemilik rumah gedong itu mulai pelit membuang sampah dan malah menjadikannya bisnis rumahan.
Comment by sapimoto— October 18, 2008 #
ndak apa apa kok miskin. Tiket masuk surga
Comment by memble— October 18, 2008 #
aku juga miskin, he he
Comment by HAKIM— October 18, 2008 #
saya suka endingnya top deh mbak
Comment by bocahiseng— October 18, 2008 #
Dibalik saja … mengasihi, dan mari berkasih-kasihan he he
Comment by Ersis Warmansyah Abbas— October 18, 2008 #
mari bersyukur kepada tuhan, biar ditambah nikmatnya lagi
Comment by rozy— October 18, 2008 #
“aku memang miskin, karena hanya aku yang mampu menjadi miskin”
santai aja, biar miskin yang penting banyak temannya, apalagi di Indonesia ini
Popop
coretanpinggir
Comment by coretanpinggir— October 18, 2008 #
Mending jadi pemulung dari pada jadi pengemis…apalagi pengemis uang negara…
Comment by ikankoi— October 18, 2008 #
saya…mmmmm…cukup deh…kaya nggak…miskin nggak…huehehe…
Comment by suamimalas— October 18, 2008 #
hidup saya pas-pasan mbak.
pas pengen jajan…
ada duit..
pas pengen beli mobil..
ada duit..
pas pengen beli hape baru…
ada duit..
serba pas pasan ya???hihihi
Comment by kita— October 18, 2008 #
ora et labora..sisanya biar Tuhan yang menentukan..
Comment by stey— October 18, 2008 #
nie mau buat cerpen atow puisi atow mau curhat???
Comment by dion— October 19, 2008 #
setiap orang setulnya miskin, tapi dalam artian lain….dukung mba ulan!
Comment by Abeeayang™— October 19, 2008 #
sakno ya..
Comment by irdix— October 19, 2008 #
wowww postinganya dalam bangettt
Comment by zoel chaniago— October 20, 2008 #
Jadi, apa yg bisa kami perbuat?
Comment by Mang Kumlod— October 20, 2008 #
miskin harta boleh tapi jangan miskin hati
Comment by tukangobatbersahaja— October 20, 2008 #
hidup miskin !!
Comment by ruly— October 20, 2008 #
kamu miskin? rasanya ga mungkin?
Comment by chic— October 20, 2008 #
nyari pesugihan hehehehehee
Comment by hawee— October 20, 2008 #
keren euy critanya…
** terharu **
biar miskin tapi emang harus tetep though!! siiip!!
oiya,,
Selamat! kamu mendapat Pe-er dari saia , silakan check di sini
Bon Chance!!
Comment by shei— October 20, 2008 #
wekekekkekeke…..oalah yo…mbak …pendalamannya apa ikutan mulung juga mbak.
Comment by yokeiju— October 20, 2008 #
miskin harta atw kaya harta semua sama di hadapan Tuhan
Comment by enggink— October 20, 2008 #
miskin tapi hati nya kaya akan kbhagiaan kayak nya lbih mnjadi pilihan, btul tidak (aa gym style)
Comment by nung— October 20, 2008 #
buat apa kaya tapi miskin hati
buat apa kaya tapi banyak utang
eh orang kaya mah gak punya utang kali yah
Comment by yudhi14— October 20, 2008 #
ya… let us do the our best, and let Him do the rest. (serius mode on)
Comment by silly— October 20, 2008 #
itulah kehidupan
Comment by langitjiwa— October 20, 2008 #
Hidup miskin bukanlah dosa namun menjadi miskin bukanlah pilihan. Apakah kita terus pasrah dalam ketidak berdayaan dalam kemiskinan sehingga menjadikan kemiskinan sebagai alasan untuk tidak berusahan ? Sepertinya menjadi pemulung lebih mulia daripada hidup meminta-minta apalagi hidup bergelimangan harta hasil korupsi tadi siang.
Comment by Zalukhu— October 20, 2008 #
kunjungan pertamaku nih
salam kenal,,,,
Comment by zeze— October 20, 2008 #
Hidup penuh liku-liku….
Ada suka ada duka….
Semua Insan Pasti pernah merasakannya…
Kayak Lagu, hehehe
Semangat Bu……………..
Comment by indra1082— October 21, 2008 #
Dan miskin bukan menjadi alasan untuk tidak punya harga diri. Dan miskin tidak menjadi pemaaf atas tindakan diluar anjuran agama. Semoga kemiskinan tidak membuat kita menjadi khufur .. tapi justru semakin bertakwa pada Sang Pencipta.
Comment by erander— October 21, 2008 #
apakah kau sudah tak mengenalku lagi?
Comment by achoey— October 21, 2008 #
Kalau tidak mau dikasihani, mulailah mengemis!
Mengemis tanpa melakukan apapun. Hanya meminta uang. Bahkan tidak mengamen, tidak bernyanyi, ataupun menawarkan untuk menyemir sepatu. Hanya meminta uang. Dan orang akan berhenti menatapmu dengan tatapan kasihan. Digantikan dengan tatapan sebal. Mulailah berkeliaran diwarung2 tempat makan siang wilayah perkantoran, setiap jam 12 siang. Setiap hari! Orang akan berhenti kasihan padamu.
Karena tatapan kasihan, kadang2 bukanlah suatu hinaan. Tapi justru bisa jadi tatapan kagum. Ya, kagum. Kagum pada betapa kuatnya engkau menjalani hidupmu yang susah, berat dan miskin, tapi kau tetap bersikukuh untuk tidak meminta dan mengemis. Tatapan kasihan, kadang2 bukanlah tatapan kasihan. Tapi bisa jadi tatapan kasihan adalah tatapan KASIH. Sesuatu untuk disyukuri bukan?
Comment by eve— October 21, 2008 #
udah bekerja & berusaha berusaha tp masih tetep miskin? sepertinya salah profesi tuh..
Comment by *hari— October 21, 2008 #
hahahaha, menambah motivasi…..
good artikelnya
Comment by udin— October 21, 2008 #
hahahaha, menambah motivasi…..
Comment by udin— October 21, 2008 #
Miskin adalah bukan dari harta benda, tapi dari memberi.
Kalau anda miskin uang, jadikanlah diri anda kaya bukan dengan uang. Saya sebut dengan istilah Miskin yang Kaya.
Semoga bermanfaat.
Salam.
Comment by imankristen— October 21, 2008 #
betul itu…. biar miskin yang penting tetep bahagia…
Comment by Novi~Atrix— October 21, 2008 #
betul itu…. biar miskin yang penting tetep bahagia…
Comment by Novi~Atrix— October 21, 2008 #
My Wish For You:
sweet memory for today
nice sleep for tonight
no stress for tomorrow
no worry for next day
smile for now…
Comment by ardjuna— October 21, 2008 #
Setuju sama kata-kata tapi aku tidak mengemis untuk itu, prinsip hidup yang selalu harus dipegang.
Comment by fantasyforever— October 21, 2008 #
miskin harta gpp yang penting ngga miskin hati
Comment by ali— October 21, 2008 #
rumah ku hanya 2 meter kali 4 meter
Umm, kamar kosku lebih kecil dari ini loh
Comment by Ries— October 21, 2008 #
menyentuh..kamu kah itu yang dicerita itu
Comment by thevemo— October 21, 2008 #
miskin harta tak berarti miskin hati kan mbak?
Comment by Myryani— October 21, 2008 #
gw nyasar di blog ini
anterin pulang dong !!!
Comment by zeze— October 21, 2008 #
trimakasih banyak mbak….
Comment by inidanoe— October 21, 2008 #
[...] oposisi biner antara menulis dan tidak menulis dan juga hasil dari pilihan setelah membaca tulisan mbak ulan, mas adi isa dan mbak itik kecil yang membahas tentang [...]
Pingback by One Step Closer For Reading— October 21, 2008 #
[...] oposisi biner antara menulis dan tidak menulis dan juga hasil dari pilihan setelah membaca tulisan mbak ulan, mas adi isa dan mbak itik kecil yang membahas tentang [...]
Pingback by Kaya dan Bahagia « One Step Closer For Reading— October 21, 2008 #
satireeeeeeeee
Comment by Ade— October 22, 2008 #
gpp miskin, org miskin biasanya berpikir sederhana dan ga neko2
salam kenal yak
Comment by Lala— October 22, 2008 #
Orang menjadi miskin karena dia merasa miskin…
Banyak orang kaya akan tetapi sebenarnya miskin…
Begitu pula…
Banyak orang miskin tetapi sebenarnya kaya…
Janganlah kemiskinan atau kekayaan diukur dari materi semata…
Comment by Aping— October 22, 2008 #
walau makan susah, walau hidup susah, walau tuk senyumpun susah.. rasa syukur ini karena bersamamu juga susah dilupakan…
Comment by Hasan Seru— October 22, 2008 #
ada yg bilang miskin kaya atau sukses gagal itu relatif tergantung dari target masing2 orang..saya bisa setuju dengan itu tapi kan tetep aja hidup itu punya standard rata2 jd jgn bilang standard juga relatif hehehe (bilang aja males
)
klo pun kita tidak punya target tinggi2 nda masalah asal kita bisa mencukupi standard rata2 kehidupan disekitar kita kan maka akan jauh lebih baik begitu..
“aku sudah berusah dan bekerja, sisanya usaha dan bekerja lagi..maka yg kuasa pasti membantu…”
Comment by infowira— October 22, 2008 #
walau miskin harta yang penting tidak miskin hati :p
Comment by L 34 H— October 23, 2008 #
yg miskin ini sopo toh??!
Comment by dEEt— October 23, 2008 #
biar miskin harta… asal kaya hati…
*dangdut chicha koeswoyo*
Comment by latree— October 23, 2008 #
saya cuma mau komen mbakkk
nggak ngasih kasian…
kita mau nonggol aja boleh kan…
sumpah saya nggak punya kasian buat mbak…
yang komennya lebih banyak…
saya cuma mau komen…
saya bukan mau minta dikasihani juga…
saya mau dikasih komen aja…
(halah murahan…itu sih…)
Comment by yunik— October 24, 2008 #
tapi yang menyebalkan : udah miskin sombong pula… wahh itu yg bikin dunia ruwet.. serasa yg miskin itu yg paling menderita… halahhhh
Comment by kucingkeren— October 24, 2008 #
Yang penting kaya hati…. itu yang di cari…. tulisan yang bagus..!!
Comment by Catatan Muslim— October 24, 2008 #
Cup… cup…..!!!
Comment by qizink— October 24, 2008 #
miskin ato kaya itu tinggal bagaimana kita merasa
Comment by emyou— October 24, 2008 #
Mau kaya.. mau miskin… Selama masih bisa internetan, bersyukurlah…
Comment by Wong Goblog— October 24, 2008 #
tajem, bleh
bikin lagi nduk!
Comment by gakpede— October 24, 2008 #
keren mbak……
Comment by yakhanu— October 25, 2008 #
memang, hanya sampean yang kuat, jujur saya ndak kuat.. hiks…
Comment by gempur— October 25, 2008 #
Pemulung dolar yak ? hehuehue
Comment by Supermance— October 25, 2008 #
kereeen…
memang benar, tidak selayaknyalah kita harus selalu dikasihani.
.
justru dengan begitu kita bisa jadi kuat dalam menyikapi hidup..
.
mbak blognya saya bikin didaftar blog saya ya…
Comment by reza— October 25, 2008 #
salam kenal…………
AKU BUKANLAH PENYAIR, AKU HANYALAH SESEORANG- YG SEDANG-MENCARI BENTUK, WUJUD ASLINYA SENDIRI
http://www.duniasastra.com
Dikeheningan malam aku telah berjalan , menyusuri lorong-lorong kotorku dan ruhku juga telah memasuki rumah-rumah kalian . Detak-detak jantung kalian juga berdegup didadaku , dan nafas-nafasmu menghembus pula di hidungku.
Dan aku bukanlah seorang penyair aku hanya sekedar mengucapkan rangkaian kata tentang sesuatu yang sebenarnya kalian sendiri telah tahu didasar alam pikirmu.
Diantara kalian ada yang menyebutku angkuh , hanya mementingkan kegemaranku menyepi dan mengatakan kepadaku : ” Ia berbicara dengan tetumbuhan dan para satwa ,bukan dengan kita manusia . Seorang diri ia duduk dipuncak-puncak perbukitan memandang rendah pada kota dan kehidupan”. Sebagian yang lain diantara kalian berbicara kepadaku meski tanpa kata-kata : ” Ia orang yang aneh , orang ganjil , pencinta keluhuran yang tak teraih, untuk apa bermukim dipuncak-puncak gunung tempat elang bersarang, dan mengapa pula mencari sesuatu yang wujudnya belum pasti ?”…”Angin apa yang hendak kau tangkap dalam jala-mu . Burung ajaib manakah yang ingin kau jaring dilangit biru ?!…Kemarilah engkau bersatu dengan kami , turunlah bersama kita akan berbagi roti , dan lepaskan hausmu dengan anggur-anggurku !”
Memang aku telah mendaki “puncak-puncak perbukitan” dan sering pula aku mengembara dalam “kesunyian ” hutan.tapi aku juga akan tetap dapat mengamati kalian tanpa perlu “turun” dari puncak pegunungan.
Kesunyian jiwa telah menyebabkan mereka melontarkan kata-kata itu, namun apabila kesunyian itu mendalam lagi, maka mereka akan dapat mengerti, bahwa apa yang aku cari adalah rahasia terdalam jiwa manusia ,dan yang aku buru adalah sukma agung manusia yg menjelajah kesegala penjuru semesta.
Dan Kesunyian itulah yang menuntunku melangkah menuju “lorong penderitaan” sekaligus teman keagungan spiritual…..
Aku orang yang percaya sekaligus peragu, betapa seringnya jariku menekan lukaku sendiri sekedar untuk menghayati nilai kebenaran . Dan keyakinanku berkata manusia itu tak terkurung dalam raga dan jasad yang merangkak mencari kehangatan matahari, bukan pula penggali terowongan untuk mencari perlindungan, melainkan ruh yang merdeka-jiwa yang meliputi cakrawala dunia . Jika kata-kataku memasuki samar, kalian tak perlu gusar karena asal mula segala sesuatu adalah samar , meskipun akan jelas pada akhirnya.
Sebab apakah pengetahuan itu jika bukan bayangan dan pengetahuan yang terpendam bisu. Pikiran kalian dan jalinan kata-kataku, digetarkan oleh gelombang yang satu ,terekam dan terpatri diantara hari-hari dan masa silam yang telah berlalu , sejak bumi belum mengenal dirinya sendiri dan kegelapan belum terkurung oleh pekatnya malam .
Pahamilah kata-kata orang bijak dan laksanakan dalam kehidupanmu sendiri . Hidupkanlah kata-kata itu , tetapi jangan pernah memamerkan perbuatan -pebuatan itu dengan menceritakannya, karena dia yang mengucapkan apa yang tidak dia pahami , tidak lebih baik dari seekor keledai yg mengangkat buku-buku.
Jangan pernah menyesal karena kalian ‘buta’ dan jangan pernah merasa kecewa karena kalian ‘tuli’, sebab dipagi ini fajar pemahamanmu telah merekah untuk kalian didalam mencari rahasia kehidupan . Dan kalian akan mensyukuri segala gulita- sebagaimana kalian mensyukuri terang cahaya.
Dan segala yang “tak berbentuk” selalu berusaha mencari “bentuknya”, seperti berjuta-juta bintang yang menjelma menjadi matahari…
Dan kulihat…….Kehidupan itu bersifat dalam , tinggi dan jauh , hanya wawasan luas dan bebas yang dapat menyentuh kakinya , meski sebenarnya ia dekat !.
Banyak sudah orang bijak yang telah mendatangi kalian untuk mengajarkan hikmat dan pengetahuan . Dan aku datang untuk mengambil hikmat itu dan lihatlah kutemukan sesuatu yang tak ternilai didasar hati, laksana air pancuran yang melegakan jiwa.
Setiap kali aku datang ke air pancuran itu , dikala dahaga hendak membasahi kerongkongan , aku dapatkan air itu sendiri tengah kehausan -dia meminumku selagi aku meminumnya !
Hartono Beny Hidayat Elaboration with KG
Comment by beny— October 25, 2008 #
Salam kenal, semoga cita-citamu tercapai untuk menjadi penyair kelas internasional….
Comment by albachtimi— October 26, 2008 #
Tidak ada yang miskin atau kaya dimata Tuhan, hanya amal baik yang membedakan.
. Selamat Hari Blogger Nasional yak!
Comment by -=«GoenRock®»=-— October 28, 2008 #
Salam
Bukan dosa menjadi miskin justru karena mereka, orang kaya disebut kaya
Comment by nenyok— October 28, 2008 #
wow, jadi ini alasannya ga posting 2 minggu; ngumpulin sampah di perumahan
Comment by isnuansa— October 28, 2008 #
wat ??
loe pengmpul sampah ya lan ??
*kaciaaaaan
Comment by okta sihotang— October 28, 2008 #
wah, puisinya bagus banget….
Comment by Rush— October 28, 2008 #
saya, juga ….
Comment by warmorning— October 28, 2008 #
setujuuuu
miskin itu bukan berarti harus di kasihani..
Comment by FaNZ— October 28, 2008 #
biarlah tuhan yang bekerja dengan segala misteriya mba
Comment by scarface— October 28, 2008 #
apalagi yg mesti ku ungkapkan selain ikut berimpatik dng tulisanmu ini
benar aku suka kalimatmu yg terakhir itu.
tetap semangat ya?
salam hangat selalu
Comment by bluethunderheart— October 28, 2008 #
beuh… dalem… nyentil… nyentak…
Comment by Winnu Ayi— October 28, 2008 #
Gak ngerti… ngaku miskin tafi ngeblog jalan terus… *ditendang*
Comment by Cabe Rawit— October 29, 2008 #
Hmm… sisi hati dari pasukan kuning ya
Comment by Gyl— November 1, 2008 #
benar, harga diri tak bisa diukur
Comment by adi isa— November 3, 2008 #
keren, mantap…., thnks…
Comment by only R— November 7, 2008 #
tetep semangat bos… manusia hanya Sarana, yang menentukan adl yg Kuasa .
salam kenal
Comment by iklan-sukses.com— November 18, 2008 #
biar miskin asal bahagia ya mbak… saya juga lho mbak anggota ‘KEHO’ (kere hore). jaman sekarang yang kaya tambah kaya, yang miskin tambah miskin, walau sudah berusaha sampe tangan jadi kaki, kepala muter2 180 derajat, tetep aja miskin. yang penting bisa mandiri dan ga nyusahin orang lain.
Comment by zeenqu— November 19, 2008 #
itu zuhud namanya… lebih baik lagi jika kaya tapi bersyukur.
Comment by Resi Bismo— December 13, 2008 #
semua profesi itu mulia, tak ada yang beda dimata tuhan
dan mungkin mereka memiliki harga diri yang lebih dari segala kesederhanaannya…hanya beda nasib aja sama kebanyakan orang
Comment by zulhaq— May 21, 2009 #