Seandainya aku tidak percaya..
January 7, 2009 at 3:23 p | In lucu | 131 CommentsSeandainya aku tak percaya pada Tuhan,
apa aku pasti terbebas dari hukum Tuhan??
apa aku tetap akan ada di bumi saat orang orang yang percaya Tuhan sedang ada di surga atau neraka??
Seandainya aku tak percaya pada ramalan,
apa aku pasti terbebas dari masa depan??
apa aku akan tetap ada di hari ini sementara orang yang percaya ramalan sedang ada di hari berikut nya??
Seandainya aku tak percaya pada malaikat,
apa aku akan tetap kering saat hujan di turunkan??
apa aku akan tetap kosong saat orang yang percaya malaikat sedang di hitung amal dan perbuatan nya??
Seandainya aku tak percaya pada cinta,
apa aku pasti terbebas dari terkoyak nya hati??
apa aku akan tetap bertingkah seperti anak anak saat orang yang percaya cinta tumbuh bersama cinta dan konsekuensi nya??
Seandainya aku tak percaya pada agama,
apa aku terbebas dari pergolakan yang di timbulkan dari perbedaan ajaran nya??
apa aku tetap damai saat banyak nyawa melayang karena penganut agama berbeda pendapat??
seandainya aku tidak percaya..
131 Comments »
RSS feed for comments on this post. TrackBack URI
Leave a comment
Blog at WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.

mendingan tidak percaya daripada percaya namun dipaksa..
Comment by Koko — January 7, 2009 #
anda benaaaaaarrr..
Comment by ulan — January 7, 2009 #
jadi kamu percaya sama apa Lan?
Comment by chic — January 7, 2009 #
Saya tidak percaya kalau kamu itu tidak percaya.
Yang pasti saya tidak percaya sama politikus korup wal-mesum itu…
Comment by mang kumlod — January 7, 2009 #
jpecaya ma tuhan donk..salam kenal yaaa
Comment by fajarseraya — January 7, 2009 #
seandainya saya tidak percaya ???
tapi pada akhirnya ??….
saya terbawa kepada hal yang membuat saya percaya, dan karena itu saya mau tetap percaya…
karena saya percaya…
Comment by maipura — January 7, 2009 #
Hmmm …
Dalem sekali ini …
Khas Ulan banget …
Comment by nh18 — January 7, 2009 #
@ mbak Chi :
aku percaya semua mbak..
kalo njenengan ??
@ mang Kumlod :
saya juga enggak percaya kalo saya enggak percaya om, tapi ama yang korup itu saya juga enggak percaya om.. yah walaupun bukan politikus sih..
@ om Fajar :
iya om.. ama siapa lagi donk..
@ om Maipura :
saya percaya anda percaya om..
@ om nh18 :
wah aku serasa gudeg khas nya jogja..
Comment by ulan — January 7, 2009 #
Lho udah tahun baru ??
-re OOT-
Comment by Irdix — January 7, 2009 #
bukannya aq, kamu dan mayoritas dari kita semua percaya akan “seandainya”..?
Sang Maha Seandainya juga ^^, kan?
Comment by Irdix — January 7, 2009 #
hmm…warna lain dari si kentir….
Jangan pernah berhenti percaya, Ul, sebab percaya bisa cukup membantu menina-bobokan kita, buat sekedar lewatin malam lupain sakit hari ini….cuma karena percaya ada yg lebih baik dari ini esok hari….
Comment by Pen the Man — January 7, 2009 #
@ om Irdix :
hahahahha… God bless “seandainya” hehehehe
@ om Pen the man :
oalaaaaaahh njenengan to the kentir man yang manggil aku kentir di YM kekekekekekek yayayaya..
aku percaya kok mas, percaya kalo njenengan ya kentir pisan kekekekekek..
yang penting kan ketir ama sufi nggak jauh beda ekekekkeke
*kabur takut di keroyok*
Comment by ulan — January 7, 2009 #
tidak hanya cukup dengna percaya atau tidak percaya, tetapi tindakan selanjutnya utk bersyukur itu
Comment by aRuL — January 7, 2009 #
Seandainya aku tidak percaya… Apakah aku bisa berdiri seperti sekarang ini????
Comment by Frenavit Putra — January 7, 2009 #
percaya esok lebih baik, dan aku berdoa untuk besok dan sekarang…..
Comment by iwan — January 7, 2009 #
ah kan cuma seandainya…
Comment by det — January 7, 2009 #
Seandainya aku tak percaya pada Ulan,
apa aku terbebas dari blog yang menimbulkan perbedaan pendapat ??
apa aku tetap damai saat banyak perdebatan karena blogger berbeda pendapat??
Comment by mbelgedez™ — January 7, 2009 #
Seandainya aku tak percaya….
Apa kata duniaaaa….
Comment by Fahrisal Akbar — January 7, 2009 #
percaya dong.. hahha
Comment by nana — January 7, 2009 #
realitanya Ulan percaya kan? atau karena terpaksa harus percaya?
Comment by *hari — January 7, 2009 #
seandainya aku tidak percaya….
yah…gk percaya ae….
gk ngaruh gosip ngomong apa….
yah…gk percaya ae….
percaya gk percaya., yg penting sikap kita…
:IMHO:
Comment by inidanoe — January 7, 2009 #
maih berandai-andai mbakkk …
Comment by memble — January 7, 2009 #
sometimes, you just have to believe in something
Comment by hanny — January 7, 2009 #
seandainya aku tak percaya pada percaya
apakah aku akan terbebas dari belenggu?
apakah aku akan menitipkan hati pada pasangan yang percaya pada percaya?
ah.. seandainya percaya itu tidak melibatkan orang lain
Comment by Gage Batubara — January 7, 2009 #
enaknya jadi yang percaya apa yang tidak percaya ya??
mending percaya aja deh, biar seru hidup kita, wekekeke…
semoga kita yang percaya diberi ketabahan hati dan kekuatan jiwa.. halah.. kok halah, d amnini dong ndop.. yaudah, aamiin…
Comment by ndop — January 7, 2009 #
tapi kalo gag ada satu pun yang dipercaya, kita pegangan pada apa donk selama hidup?
Comment by s H a — January 7, 2009 #
Percayailah apa yang kamu yakini, jangan yakinan apa yang tidak dipercayai he he
Comment by Ersis Warmansyah Abb — January 7, 2009 #
saya gak ngerti makanya saya percaya… *loh?*
Comment by ichanx — January 7, 2009 #
percaya aza deh, biar cepet…
Comment by zeze — January 7, 2009 #
prcy,Gak prcy?! sah2 aj..hhemm..konsep mutasyaabihat,org yg jualan es dpojok gang mnyebutny determinisme/in..BERNEGOSIASI DG AKAL..bkn kontradiksi tp komplementer..yg brgerak spt resultan gaya..rasakan dl “hilang” n “lapang”,brgkali spt itulah prcy ga prcy..dbawah level “Yakin”..seandainya tdk ad kehidupan?? tdk ad AKU?? itulah yg SEBENAR2NYA TRJADI….whaaa..berat,puyeng..IGNORE..hehe..
Comment by tottiTITO — January 7, 2009 #
percaya nggak percaya?
*jadi inget judul reality show*
Comment by bob — January 8, 2009 #
hmmm..puisinya menarik sis..:)
Comment by Andre — January 8, 2009 #
Weh, setelah lama tidak bertelur, akhirnya Ulan bertelur juga.
Mengapa hanya seandainya? Membaca tulisan Ulan, sepertinya memang ini adalah merupakan sebuah keresahan dari banyak manusia, termasuk saya sendiri.
Comment by sapimoto — January 8, 2009 #
Seandainya Percaya diganti dengan Perkaya, ah… nyaleg aja kali yaaa
Comment by joe Sitohang — January 9, 2009 #
Jangan berandai-andai ah, dosa’
Comment by Potter — January 9, 2009 #
Yang pasti harus percaya sama TUhan.
Comment by Rian Xavier — January 9, 2009 #
kalau kamu tidak percaya, ya kamu harus menanggung semua resikonya. itu sebabnya tuhan memberi kita banyak alat untuk digunakan sebelum mengambil sikap
sesederhana itu kok, non.
Comment by berada-di-mana-ya? — January 9, 2009 #
Well, mbak Ulan, kayaknya perjalanan anda mencari kebenaran sejati masih terus berlanjut dan tidak berhenti pada memeluk agama tho ya? Selamat menempuh perjalanan deh Mbak. Perjalanan spiritual tidak akan pernah menjadi perjalanan yang sia2. Mau naik bus Patas kek, bus ekonomi kek, kereta kek, pesawat kek, kapal kek, yang penting jangan berhenti sebelum sampai ke tujuan.
*iki ngomong opo to yo…
*
Comment by g o b e r — January 9, 2009 #
Ada petuah mengatakan..
“untuk mempercayai sesuatu, seseorang harus mengetahui semua hal tentang sesuatu itu, atau tidak mengetahuinya sama sekali..” (anonim)
Comment by Irdix — January 10, 2009 #
casual cutie ga percaya kalo mba ulan ga percaya..
Comment by casual cutie — January 10, 2009 #
Kalo gak percaya..jadi percayanya apa mbak wulan
Comment by thevemo™ — January 10, 2009 #
Aku percaya kamu…. Cukup jujur dengan diri sendiri…. Janganlah perbedaan menjadi jurang distansi waktu…
Salam kenal yaa dari Banjarmasin… Ditunggu ya kunjungan baliknya,,,,he
Comment by Rizky — January 10, 2009 #
bersyukurlah karena kita masih percaya itu semua
kecuali sama ramalan yang dilarang agama
Comment by aR_eRos — January 10, 2009 #
ini syapa yah kok mirip Ananda Mikola xixixixi ——->>>
Comment by aR_eRos — January 10, 2009 #
kalau gak percaya akan sesuatu, kita jadi gak punya pegangan, IMHO…
Comment by cK — January 11, 2009 #
Saya kira modelnya ya kayak hukum gravitasi gitu ya. Kita mau percaya atau tidak, toh tetep aja terkena dampak dan kekuatannya.
Comment by Akhmad Guntar — January 11, 2009 #
Yaya saya setuju, sometimes kita harus percaya sesuatu. Karena ada sesuatu yang bisa dipercaya dan tidak.
But, nice poem though.
Mantap!
Comment by Iklan Gratis — January 11, 2009 #
saya setuju dengan mas guntar…percaya atau tidak, selama kita hidup di alam dunia, ya pasti kena dampaknya
salam kenal
Comment by Aby — January 11, 2009 #
percaya deh….
Comment by latree — January 12, 2009 #
percaya atau tidak percaya, kehidupan akan terus berjalan, dan kita akan sampai pada akhir perjalanan. persiapan jauh lebih baik daripada tidak ada sama sekali. Sekalipun di akhir jalan kita tidak menemukan apa apa, toh tidak ada ruginya buat kita. Happy and enjoy !!
Comment by Hilal Achmad — January 13, 2009 #
karena kita ada Iman berarti kita percaya kepada-Nya
Comment by omiyan — January 13, 2009 #
Percaya adalah pilihan yang berhubungan dengan keberanian…
Hidup akan lebih berwarna dengan keberanian itu.
Comment by TuanSUFI — January 13, 2009 #
Buat apa kita percaya jika hanya saling membunuh?
Mari hidup damai, ayem tentrem…
Comment by juliach — January 13, 2009 #
se andainya aku tidak punya blog … apa aku bisa blogwalking?
Comment by aRai — January 13, 2009 #
memangnya yg kita percayai itu BUTUH kita percayai?
jangan2 enggak… :-/
Comment by budi — January 13, 2009 #
salam kenal aja
Comment by 4ndika — January 13, 2009 #
@juliach, membunuh para koruptor dan penjahat materi bertopeng agama itu perlu, daripada adem ayem selalu dibawah tekanan tindasan dan yg miskin semakin miskin, yg kaya semakin aman dengan kekayaannya… cinta damailah bersama orang2 yg super makmur itu..
supaya tidak ada peperangan dan aman dari harta2nya.. hehe.
@budi, ya saya jg berfikiran seperti itu.. Tuhan memang tidak butuh apa2 dari makhluknya, kalau masih butuh berarti saya masih menyembah kepada Tuhan yg butuh selain Tuhan, dan menyembah dengan Tuhan yg masih bergantung dengan makhluk-Nya
Comment by Jawaad — January 13, 2009 #
seandainya aku tidak percaya tulisan ini gimana?
hehehe
peace ah
Comment by biasa — January 13, 2009 #
jangan sampai tidak percaya sama Tuhan
Comment by indra1082 — January 14, 2009 #
Seandainya..oh…seandainya….
Comment by Mas Indra — January 14, 2009 #
Dan berbahagialah karena kita ikhlas untuk percaya
Sahabat, lama tak bersua
Comment by achoey — January 14, 2009 #
-i wish i could-
semua keinginan manusia yg ada dibumi ini
http://oktasihotang.com/2009/01/14/hujan-dan-angka-keberuntungan/
Comment by okta sihotang — January 14, 2009 #
Asistenmu mendadak akeh mbak..
Comment by Irdix — January 14, 2009 #
Seandainya .. aku bisa terbang, kan ku jelang engkau.. hayah
… pa kabare jeng??
Comment by adams — January 14, 2009 #
ituh baru seandainyah kan? fantasi pikiran yang kadang mbuat kita jadi melayang….tapi jangan tinggi2 ntar jatuhnyah sakit loch
seandainyah ulan itu…mmmm…itu….hm….
Comment by mahdi kecil — January 14, 2009 #
maka hiduplah dengan meminimalisir resiko
Comment by joesatch yang legendaris — January 14, 2009 #
udehh percaya aja dehh mbak ulan???
Comment by bocahiseng — January 15, 2009 #
Hm.. ada yang bilang, hidup justru lebih menarik jika kita bersandar pada ketidak percayaan, itu akan membuat kita jauh lebih waspada, hehehhe…
Comment by peyek — January 15, 2009 #
ga usah bingung!!!
Comment by Dias — January 15, 2009 #
blue tetap percaya….meski kamu jarang kerumah blue kamu pasti masih jadikan blue sahabat mu OK
salam hangat selalu
Comment by bluethunderheart — January 15, 2009 #
segala sesuatunya dikembalikan ke individu masing2 Mba…sampai dimana kita mempercayai suatu hal yang menurut kita menjadi sebuah pertimbangan untuk dijalankan or ditinggalkan.
…salam kenal…
Comment by riez1929 — January 15, 2009 #
Haduh.. renungannya berat nih..
Aku ga berani menjawab satu pertanyaan pun..
Comment by Jiewa — January 15, 2009 #
IRONIS
Comment by mel — January 15, 2009 #
Luar Biasa,, Jadi percaya mah sapa?
Comment by herrybj — January 15, 2009 #
seandainya Ulan percaya
apa aku masih terus menunggu begini …
Comment by ciwir — January 15, 2009 #
Aduh bingung aku … *tidak merespon dengan benar* hahahahaha …
Comment by Fenty — January 16, 2009 #
mbak ulan yang baik hati dan tidak sombong, blog pribadi saya itu ada di http://dzofar.com
kalo yang ndop.co.cc itu blog khusus template wordpress saya.. hohoho..
sorri kalo sampeyan selalu kecelek dengan nulis ndop.co.cc hahahaha…
ingak-ingak
http://dzofar.com
(Dabelyu dabelyu dabelyu dot di zi ou ef ei ar dot kom)
Comment by ndop — January 16, 2009 #
kalo pun percaya, apakah akan terbebas?
Comment by wempi — January 16, 2009 #
kalau sama partai, anggota DPR, para pemimpin di negeri ini percaya gak?
Comment by Budiono Darsono — January 16, 2009 #
ng… waaa.. aku ga percaya kalo lagi belajar nulis bisa nulis yang beginian…
*loh?*
Comment by carra — January 16, 2009 #
Satu
Comment by Irdix — January 16, 2009 #
Dua
Comment by Irdix — January 16, 2009 #
Tiga
Comment by Irdix — January 16, 2009 #
Empat
Comment by Irdix — January 16, 2009 #
Lima
Comment by Irdix — January 16, 2009 #
asik, jari tangan kiri ku masi ada limaaa..
*kabur*
Comment by Irdix — January 16, 2009 #
“Seandainya” sebuah kata yang berat, bisa membuat berkhayal … klo khayalannya bagus gpp tapi klo pas jelek, trs jadi kenyataan …. wahh serem d
Comment by nelangsa — January 16, 2009 #
huff… untung cuman seandainya..
Comment by pakdejack — January 16, 2009 #
mari kita cuci otak semua, untuk dapat menjalankan kehidupan dengan melihat pada kenyataan
Comment by cengek — January 16, 2009 #
biarlah “sesuatu” itu yang percaya kita
Comment by cengek — January 16, 2009 #
percaya dengan Tuhan memang bisa membuat kita dapat hidup dengan tenang. aku setuju dengan pernyataan Anda
Comment by guswal — January 16, 2009 #
Orang memang suka berandai-andai. Jujur saja, hampir semua suka melakukannya. Bahkan sering ada polling di media yang isinya cuma berandai-andai. Andai aku jadi presiden, andai aku jadi orang kaya, andai aku jadi artis porno, andai aku jadi perampok, andai aku jadi hakim agung, andai aku jadi semut, andai aku jadi burung, andai aku jadi kumbang, andai aku jadi daun, andai…..andai…..
Comment by h a b i b — January 16, 2009 #
Kalau ada kata Andai, pasti semua terasa lebih baik..
Disatu sisi, justru saat itu pula kita diam ditempat
Comment by Danta — January 16, 2009 #
rame banget…….
Comment by Resi Bismo — January 16, 2009 #
jangan pake seandainya mba’
Comment by zoel — January 17, 2009 #
seandainya aku tak percaya tuhan…
mungkin sekarang aku seorang bandar togel…
lho???##%$%^&&
Comment by junjungpurba — January 17, 2009 #
faith…faith…faith…
scroll komen pasti berhenti bergulung…
Comment by Arya — January 17, 2009 #
klo u gk prcya ma cinta n ramalan thu gk pha”….
klo gk prcya tuhan n malaikat n agama thu gk boleh krna thu adalah sbuah kesatuan….
Comment by hendrakancut — January 17, 2009 #
Yang namanya rintangan pasti ada, dengan atau tanpa kepercayaan.
Comment by sagung — January 18, 2009 #
hmm…
Seperti biasa, tulisan mbak ulan perlu waktu lama untuk dimengerti.
Seandainya aku tidak percaya… hidup tetap akan berjalan. Dan alam tetap berjalan sebagaimana semestinya..
Comment by Gyl — January 18, 2009 #
pa kabar mba ulan….
bait kata demi katanya teralalu dalem mba…
Comment by ven — January 19, 2009 #
yang penting, PERCAYALAH PADAKU.
Comment by ubadbmarko — January 19, 2009 #
percaya itu penting tapi lebih baik percaya sama iri sendiri…….!!!
segala sesuatu tergantung dengan keinginan kit dan apa yang kita yakini
Comment by theodora — January 19, 2009 #
mbak wulan….lam kenal ya…
jujur postingan anda ini dalem banget maknanya lho.
postingan ini nunjukkin klo loh tuh sadar atau bukan, eloh tuh seorang sufistik.
dunia yg mo eloh capai tuh dah diluar kemampuan pemikiran otak manusia. Dunia maya yg gg sanggup di pegang oleh tangan manusia, tapi oleh hati.
carilah terus jawabannya mbak, semoga hatimu damai…
Comment by gwgw — January 19, 2009 #
smua di atas sy percaya…kecuali ramalan…..
Comment by Alexhappy — January 19, 2009 #
komen lagi aah…
melengkapi komentar menjadi 105 buah…
Comment by ndop — January 19, 2009 #
Waduh,,, percaya gak percaya nie…
huehehehe….
BTW, banyak bgt ne komennya…
mantep d akh…
Salam kenal mak ul…
Comment by BlaGaBloGer — January 19, 2009 #
Aku bahkan tidak percaya pada diri ini.
Comment by danalingga — January 19, 2009 #
wuihhh….
dulu aku juga pernah mikir tentang hal ini loh…
sekarang akuw selalu mempercayai apa yang aku pikirkan dengan matang2
Comment by liecha — January 20, 2009 #
wah… ada masalah apa ini ??
Comment by ario saja — January 20, 2009 #
seandainya kita sadar, melihat, mendengar dan merasakan adalah salah satu bukti bila kita masih hidup.
Comment by yande — January 20, 2009 #
aku selalu percaya kamu kok say
, seandainya kamu juga percaya aku say
Comment by baladika — January 20, 2009 #
hari ini bebas ngejunk disini..
soale klo ga di kasi junk post, orangnya ga apdet2..
Comment by Irdix — January 21, 2009 #
wah.. apa ya? sepertinya saya bakal tidak beribadah….. hehehe.. masalah masuk surga apa enggak saya mana tahu… hehehehe………….
Comment by thegands — January 21, 2009 #
sulit percaya bahwa aku percaya…
Comment by kucingkeren — January 21, 2009 #
percaya aja deh sama saya
Comment by tukangobatbersahaja — January 22, 2009 #
sebuah proses berpikir positip
semoga sudah menemukan jawabannya
sebuah jawaban yang bisa digunakan untuk meniti hidup
kearah yang benar
yaitu bebahagiaan dunia dan akhirat
amien
salam kenal
bent kerrent
Comment by benny kurniawan — January 22, 2009 #
i think you’ll be lost if u dont believe in something
Comment by dilla — January 23, 2009 #
selamat mencari kebenaran
http://www.wakeupproject.com
buka aja
Comment by Supermance — January 23, 2009 #
percaya gak percaya deh..hahaha
Comment by kita — January 24, 2009 #
kepercayaan itu dibangun oleh rasa cinta…
rasa yang malah terkadang membuat menjadi gila.
Comment by jafis — January 24, 2009 #
sesuatu itu ada karena kita percaya … bukankah indah bila tidak terlihat sist?
Comment by Rindu — January 24, 2009 #
seandainya aku tak ngeblog!! mungkin g’ kenal ama mba
Comment by zoel chaniago — January 24, 2009 #
matilah terhadap segala yg kau tau (dee)
Comment by Fickry — January 25, 2009 #
lebih baik g usah percaya ma ramalan deh.. takutnya mengarah ke syirik
Comment by paidjo — January 26, 2009 #
Percaya atau tidak percaya ?
Comment by Jamrud khatulistiwa — January 27, 2009 #
Othok…othok…othok…tokekkkkk…
percaya…tidak…percaya…tidak…percaya…tidak…percaya…
Comment by juliach — January 27, 2009 #
ehemm… orang yang mencari kebenaran akan arti kehidupan, akan selalu berusaha mencari nya hingga dunia ini pun kiamat, makanya ada ilmu filsafat, ilmu yang mencari kebenaran arti hidup untuk dengan versi nya sendiri. setelah injil, Quran , dan kitab2 agama lain tidak dapat mempercayainya maka ia akan mempercayai filsafatnya sendiri akan kehidupan ini
Comment by deni oktora — February 6, 2009 #
sigh…dalem..
Comment by stey — February 9, 2009 #
Saya percaya bahwa Tuhan itu ada dan Tuhan nggak perlu dibela. Nice poet ulan!!!
Comment by Adieska — February 9, 2009 #
wahhhh klo sama saya percaya ndak yah
Comment by gdenarayana — February 11, 2009 #