Sebaiknya
February 15, 2012 at 3:23 p | Posted in lucu | 19 CommentsAku muak dengan jarak, aku muak dengan teknologi yang menghubungkan kita, aku muak hanya melihat fotomu, aku muak melihat wujudmu di kamera.
Kenapa kau tak datang saja lalu biarkan aku duduk dipangkuanmu, menghadapmu lalu menciummu
Kenapa kau tak datang saja lalu merangkak kedalam selimutku, lalu menelanjangi ku
Aku haus membauimu, aku lelah menebak rasa kulitmu dilidahku, aku bahkan hampir lupa rasa jarimu dalam mulutku.
Lebih baik kamu datang sebelum aku lupa kamu
19 Comments »
RSS feed for comments on this post. TrackBack URI
Leave a Reply
Blog at WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.


*ngesot*
Comment by mazmet— February 16, 2012 #
*dorong*
Comment by ulan octavia— February 16, 2012 #
Eeeee.. Kotor ini celana..
Pentung nih!!
Comment by mazmet— February 16, 2012 #
ya di robek
Comment by ulan octavia— February 24, 2012 #
Eeee.. Sukanya maksa ih.. Ngrobek ngrobek.. *buka celana* #eh
Comment by mazmet— February 24, 2012 #
Yaoloh!
Comment by Payjo— February 16, 2012 #
iiihh mas nya mikir apa hayoooo
Comment by ulan octavia— February 24, 2012 #
harga tiket pesawat ki mahal je mbak, mosok ya saya disuruh naik bebek-bebekan? *eh*
Comment by mas stein— February 16, 2012 #
berenang aja deh, demi cinta ini
Comment by ulan octavia— February 24, 2012 #
lha saya sudah kesana tapi yang punya selimut pergi-pergi terus… lha mosok aku gulung-gulung ijenan di dalam selimut.. *eh juga*
Comment by bedhesbiroe— February 16, 2012 #
ya pake koran aja kalo gitu aja
Comment by ulan octavia— February 24, 2012 #
pokok gulung-gulung berdua masio pake koran ya ndak apa-apa *ah *eh
Comment by angkatiga— February 24, 2012 #
bahkan selimut itu (terkadang) harus disingkirkan, karena bisa saja menjadi jarak. kecuali dia terus dijadikan penonton yang hanya melingkari di bagian luar saja.
Comment by zulhaq— February 16, 2012 #
*garuk garuk kepala* itu selimut nya cuma mau dibawa dugem kok, buat anget anget an
Comment by ulan octavia— February 24, 2012 #
mbak mbak..
numpang nyanyi ya.. ♬galauuu kupandang kerlip bintang nan jauh disana… ♬ hok ya.. hok ya…
damai mbak, heheheee
Comment by adhe goblog— February 23, 2012 #
yang lagi galau enggak bole ngejek orang galau, kuwalat lho, galau nya double double
Comment by ulan octavia— February 24, 2012 #
salam kenal aja yaaa…
Comment by demam anak— March 1, 2012 #
rindu yang mendalam…
Comment by dokter anak— March 8, 2012 #
Teknologi tidak akan pernah bisa menggantikan eksistensi. Sensasi dan nuansanya tetap berbeda ketika kita memandang foto dan wajah orang secara langsung.
Salam kenal yah…
Comment by Bintang— November 10, 2012 #