Aku bukan raja..
March 2, 2009 at 3:23 p | In lucu | 102 Comments[belom di edit, ulan udah pulang]
Seorang teman sedang protes karena teman ku yang lain ngangkat anak, sementara dia baru nikah 3 tahun,
menurut teman ku yang berkeluh kesah ini, tidak pantas ngangkat anak kalau kita baru nikah 3 tahun, karena belom tentu teman ku yang angkat anak itu tidak sehat, masih bisa di usahakan jalan lain, dengan bayi tabung mungkin, dan teman ku yang berkeluh kesah menyarankan aku untuk tidak ngangkat anak juga.
Menurut teman ku yang berkeluh kesah ini, ngangkat anak itu tidak begitu bagus, karena kita enggak tau itu anak siapa, anak haram atau bukan, dan dia berpendapat kalau anak kandung aja bisa nggak jowo (kurang ajar) apalagi anak angkat.
waktu teman ku ini berkeluh kesah, aku cuma diam sambil berfikir, apa salah nya dengan angkat anak??
Aku hampir 2 tahun nikah dan belum diberi anak, tapi itu sama sekali enggak jadi masalah buat ku, aku bisa angkat anak kapan pun aku siap lahir batin.
Aku bukan raja, yang bingung memikirkan keturunan untuk meneruskan tahta, dan aku enggak punya kerajaan, yang aku khawatirkan akan jatuh ketangan orang lain.
Kenapa aku harus memaksakan diri punya anak dari rahim ku sendiri, untuk memberikan semua cinta dan harta pada nya kelak, atau mengharap saat tua nanti dialah yang akan gantian merawatku.
masih banyak anak yang terlanjur lahir didunia ini yang lebih butuh kasih sayang, siapapun orang tua nya itu hanya perantara dia lahir, mungkin kalau memungkin kan dia lahir dari cangkang telur pun itu hanya cara dan perantara nya.
Baik orang tua nya melakukan hubungan haram, atau halal, atau setengah haram setengah halal, tapi si anak udah lahir, dan dia butuh seseorang.
Masalah kurang ajar atau enggak kurang ajar dia nanti nya itu tergantung bagaimana kita menggores tinta di kertas nya, kenapa nyalahin anak yang kita didik?,
siapa yang menjamin saat tua nanti kita pasti akan tidak tinggal di panti jompo walau punya anak kandung??
dan siapa yang menjamin anak angkat pasti akan menelantarkan kita saat tua nanti??
apa gen kita sebagus itu, sehingga membuat kita harus melahirkan anak sendiri?, sebanyak apa harta kita sehingga takut harta itu lari ketangan orang lain, pun itu, apa gen dan harta menjamin masa tua yang tenang?
atau itu hanya ke-egois-an kita, memilih memberikan harta dan cinta pada orang orang yang berdarah sama dengan kita?
toh siapa pun orang tua nya, apapun yang di lakukan orang tua nya, anak itu diciptakan oleh tangan yang sama dengan yang menciptakan kita juga kan..
take me..
February 16, 2009 at 3:23 p | In lucu | 80 Commentsa : hi B, long time no see ha..
b : haha.. nice to see u again A.. sup??
a : nothing.. just bored with this situation..
b : totally..
a : would u take me out of here?
b : my pleasure, where we go??
a : how bout a space for two of us
b : difinitelly..
a : but i only find a rest room
b : mmm.. its ok
a : what we gonna do?
b : pee !! what else..
di-jual diri
February 4, 2009 at 3:23 p | In bahan ketawa-an, lucu | 141 CommentsTags: punya ulan
Aku buat satu tag lagi di blog ini “punya ulan” karena wori bukan ulan, layla juga bukan ulan, karena ulan punya cerita sendiri, yang sama sekali bukan fiksi.., sekedar inget-inget masa lalu yang kalau sekarang di inget bikin senyum senyum sendiri..
Waktu itu aku masih kerja parttime SPG, mengandalkan kecantikan yang enggak seberapa, kali aja dengan kecantikan yang pas pas-an itu ada yang mau beli product yang aku tawarkan.
Pukul 6.30 malem, salah satu teman EO, yang nota bene udah sering aku kerja di dia, dan kami temen akrab, dia ngajak aku dan 15 teman SPG lain nya untuk kumpul, teman EO ku itu enggak bilang produk apa yang bakal kami jual, dia cuma bilang kalo malam ini ada product knowledge aja, sekalian makan malam.
Sebagai anak kost yang baik (yang kelaparan tepat nya) aku dateng dengan riang gembira, ya mau donk di kasih kerjaan, di kasih makan pula, apalagi malam itu acara diadakan di hotel Garden.
Kami berkumpul membentuk lingkaran, enggak lama, datenglah manusia setengah baya dengan 2 laki laki cukup kekar di belakang nya, teman EO ku bilang kalau dia orang yang kita tunggu,
aku tanya sebenernya dia dari perusahaan apa??
teman ku jawab
“bapak itu dari B@&#% finance, kita berencana buat manajemen EO yang baru, kita butuh tambahan modal, orang itu mau kasih tambahan modal beberapa puluh juta, asal dia mau tau dulu siapa aja pengurus nya, trus aku bilang sama dia kalau kamu yang bakal ngurus semua nya, tapi kamu tenang aja, kalau uang nya udah kita dapat kamu enggak harus ngurus apa apa kok”.
aku diem..
kayaknya ada yang enggak beres disini..
Temen EO ku itu menyambut manusia setengah baya itu, juga mengenalkan kami sebagai pengurus,
kami di suguhi makanan, buah segar, dan minuman minuman dengan aroma alkohol.
“Product knowledge” itu selesai juga, temen EO ku bilang kalau sebagai pengurus aku harus nganter tamu itu ke kamar nya, tapi aku enggak usah khawatir katanya, karena dia bakal temani.
Sampainya di kamar kami masih ngobrol seputar rencana pembuatan EO baru nanti, sampe teman ku bilang kalau ada yang harus di urus di lantai bawah, jadi dia harus pamit sebentar,
aku maksa ikut,
tapi teman EO ku bilang mendingan aku tetap di kamar karena enggak sopan ninggalin tamu sendiri, lagi pula dana yang di janjikan belum di tanda tangani.
aku tinggal..
temen ku pergi..
Manusia setengah baya itu mulai bicara
“saya direktur B@&$^* finance untuk jawa Bali, saya punya banyak relasi, saya dan mereka punya banyak cinta, tapi cuma dikit yang bisa kami beri cinta”
Aku senyum, aku tau maksudnya, dan aku mencium sesuatu yang janggal disini
“saya punya beberapa pengawal di kamar sebelah, jadi jangan takut, malam ini kamu nginap disini aja ya..”
aku kaget, tapi aku berusaha sewajar mungkin, aku senyum lagi
trus aku jawab,
“iya.. tapi aku harus beli perlengkapan mandi dulu di drug store bawah..”
“ah biar pengawal ku aja yang beli, kamu perlu apa??”
“tapi pengawal bapak kan enggak tau apa yang saya butuh”
“mulai sekarang panggil mas aja ya, tapi jangan lama lama, kamu perlu uang berapa?”
sambil mengeluarkan dompet tebalnya
“200 ribu cukup?”
“cukup..”
Aku keluar dengan santai, tas ku aku bawa, yang tadi nya di larang ama manusia setengah baya itu, tapi aku ngotot kalau ada barang yang aku perlu di tas itu,
aku jalan normal di lorong hotel itu, di depan lift aku ketemu satu pria kekar yang tadi bersama manusia setengah baya tadi, dia tanya apa udah selesai, aku jawab kalau aku mau beli peralatan mandi, pria kekar itu ngangguk dan diam.
Sampe nya di lantai dasar aku langsung lari sekencang aku bisa ke arah jalan raya cari angkot seadanya apapun untuk supaya jauh dari hotel itu.
Sandal hak tinggi ku patah karena aku lari tadi, mau nggak mau aku lepas di dalam angkot, sampe di gang kost, terpaksa deh turun dari angkot nggak pake sandal, masuk ke gang agak terseok seok karena kaki agak terkilir, banyak yang ngeliatin waktu itu, tapi itu bukan soal lagi buat ku.
Sambil jalan aku mikir, sebenernya aku dan teman teman di kumpulkan bukan untuk product knowledge hari ini, kami cuma dijadikan perempuan pajangan yang boleh di pilih, dan malam ini manusia setengah baya itu milih aku, mungkin ada banyak perempuan yang udah di pilih di malam malam lain..
selang berapa hari, aku ketemu lagi dengan teman EO ku, tapi emosi ku udah reda, aku cuma nyisipin uang 200 ribu ke kantong nya sambil bilang
“aku belom pindah profesi.. sekalian tolong uang itu balikin ke direktur B@^&% Finance itu”
aku berlalu..
kenapa laki laki… ??
January 27, 2009 at 3:23 p | In lucu | 107 Commentshari ini temen ngeluh kalo temen chating nya selalu nyerempet ke masalah sex sampe akhir nya temen ku kabur,
aku juga sering gitu sih..
apa ada juga cowok yang kabur kalo cewek nyerempet ke masalah sex??
heran nya lagi kenapa udah banyak cewek yang kabur tapi kok masih aja tuh laki nyerempet ke masalah sex??
emang enggak ada masalah lain yang enak di bahas ama perempuan apa??
emang nya perempuan cuma ngerti masalah sex apa??
aku punya selera music yang bagus..
aku baca buku yang berkualitas..
aku nonton film indy..
aku dengar berita..
yah.. walaupun aku mendalami kamasutra..
*jadi emosi*
*masuk tandon air nyari adem adem [nggak punya kulkas]*
Seandainya aku tidak percaya..
January 7, 2009 at 3:23 p | In lucu | 131 CommentsSeandainya aku tak percaya pada Tuhan,
apa aku pasti terbebas dari hukum Tuhan??
apa aku tetap akan ada di bumi saat orang orang yang percaya Tuhan sedang ada di surga atau neraka??
Seandainya aku tak percaya pada ramalan,
apa aku pasti terbebas dari masa depan??
apa aku akan tetap ada di hari ini sementara orang yang percaya ramalan sedang ada di hari berikut nya??
Seandainya aku tak percaya pada malaikat,
apa aku akan tetap kering saat hujan di turunkan??
apa aku akan tetap kosong saat orang yang percaya malaikat sedang di hitung amal dan perbuatan nya??
Seandainya aku tak percaya pada cinta,
apa aku pasti terbebas dari terkoyak nya hati??
apa aku akan tetap bertingkah seperti anak anak saat orang yang percaya cinta tumbuh bersama cinta dan konsekuensi nya??
Seandainya aku tak percaya pada agama,
apa aku terbebas dari pergolakan yang di timbulkan dari perbedaan ajaran nya??
apa aku tetap damai saat banyak nyawa melayang karena penganut agama berbeda pendapat??
seandainya aku tidak percaya..
taon baru [lha terus??]
January 2, 2009 at 3:23 p | In lucu | 91 Commentsulan [mengucapkan] selamat menempuh tahun baru, minal aidin wal faidzin
Maris
December 1, 2008 at 3:23 p | In worry with single "R" | 103 CommentsNama ku wori dan ini adalah buku harian ku yang aku beri nama Worry with single “R”, saat ini aku berusia 29 tahun.
Aku sedang menyukai seorang lelaki bernama Maris, seorang laki laki yang sudah aku amati selama lebih dari setahun belakangan ini.
bune tau aku sedang suka dengan laki laki ini, karena Maris bertempat tinggal tidak jauh dari rumah ku.
Bune sering memergoki aku mengambil foto laki laki itu secara diam-diam, atau memandang lekat lekat pada foto nya, bahkan saat Maris lewat aku cepat cepat lari ke jendela untuk mengintip nya
Suatu hari bune mengajak aku duduk dan mengajak aku bicara,
bune menyarankan aku untuk bilang langsung perasaan ku ke Maris, karena dari situ aku akan tau Maris menyukai aku atau tidak,
dan aku setuju dengan usulan bune.
Pada malam berikut nya aku datang ke rumah Maris, berbincang bincang pada orang tua nya, lalu meminta waktu untuk bicara dengan Maris berdua saja, Maris sedikit bingung, karena selama ini aku jarang sekali bicara dengan dia.
Aku mengutarakan perasaan tertarik ku pada Maris yang sudah setahun lebih ini, aku mengutarakan apa saja yang telah aku lakukan saat tertarik pada nya, aku mengutarakan bahwa aku sering mengamati dan mengambil foto nya secara diam diam.
Maris tersenyum dan mengatakan merasa tersanjung dengan rasa ketertarikan ku, dan mengijinkan aku mengamati juga mengambil foto nya, tapi Maris tidak bisa melanjutkan rasa tersanjung nya, dia tidak sedang menyukai ku juga tidak sedang ada perasaan pada aku, dia minta maaf dan aku pulang.
Sampai nya di rumah aku melihat Jhon dan bune sedang berbincang di ruang makan, seperti nya sedang membicarakan perasaan suka ku pada Maris, saat aku lewat bune dan Jhon berhenti bicara, aku hanya tersenyum lalu berlalu masuk ke kamar.
Mungkin bune dan Jhon tau apa yang sedang terjadi, rumah lalu kosong, aku mendengar pintu di tutup dari luar,
hening..
seperti nya mereka kerumah Maris dan bicara pada ibu nya Maris.
sepuluh menit kemudian pintu terbuka lagi, Jhon dan ibu mengetuk kamarku,
Mata mereka seperti mencari cari sesuatu saat aku bukakan pintu kamar, aku tau apa yang mereka cari, aku tau apa yang mereka khawatirkan, aku menjelaskan pada mereka kalau aku sedang tidak minum, atau menggunakan narkoba dalam bentuk apa pun, juga sedang tidak melakukan percobaan bunuh diri.
Wajah mereka terlihat lega dengan pengakuanku, lalu aku persilahkan mereka masuk dan melihat sendiri, kalau aku hanya sedang main beachlife di pc ku.
Jhon sedikit tidak percaya begitu juga dengan bune, jadi aku hanya bilang
“kenapa kalian kira aku akan melakukan hal-hal bodoh??, aku hanya sedang kehilangan satu orang yang tidak pernah mencintai ku, tapi Maris kehilangan satu orang yang benar benar mencintai dan perduli dengan nya”
Jhon dan bune kembali ke meja makan.
curhat
November 7, 2008 at 3:23 p | In lucu | 91 CommentsLagi sebel ama orang yang suka menilai sesuatu dari luarnya aja,
dari yang di denger aja,
tanpa cari tau,
tanpa tanya langsung ke orang nya,
berani nya ngomong kalo enggak ada orangnya,
giliran orangnya ada eh.. senyum manis sampe gula aja kalah,
nggak konsekwen banget sih..
beh…
Traktiran nya..
October 29, 2008 at 3:23 p | In lucu | 111 Commentsnjenengan boleh milih restoran paling mahal se-Surabaya,
trus..
njenengan boleh milih menu yang pualing mahal
asal harga nya enggak lebih dari Rp.5000,- sama minum nya,
gimana aku keren kan..
Kami tidak butuh dikasihani..
October 15, 2008 at 3:23 p | In lucu | 122 Commentsaku memang miskin, rumah ku hanya 2 meter kali 4 meter, pekerjaan ku hanya mengumpul sampah di komplek perumahan, tapi tidak sekalipun aku ingin menyusahkan orang lain. jadi tidak usahlah memandangku dengan pandangan mengasihani, karena aku juga masih punya harga diri.
aku memang miskin, makan ku sehari hanya sekali, kadang malah tidak sama sekali, tapi aku tidak mengemis untuk itu, aku bekerja dengan keringat ku, pekerjaan yang juga mulia, bayangkan jika tidak satupun manusia bekerja seperti yang aku kerjakan, akan bagaimana sampah itu, tak perlulah memberi sebagai belas kasihan, karena aku masih punya tenaga untuk bekerja.
aku memang miskin, yang tak pernah terpikir untuk membeli baju baru yang bagus, tapi aku tidak pernah iri melihat orang yang bersliweran di depan ku dengan mobil mewah.
walau baju hanya satu di badan, tapi cukuplah untuk menahan hawa dingin, tak perlulah memandang gidik pada kumal baju ini.
aku memang miskin, karena hanya aku yang mampu menjadi miskin, dan tetap bertahan hidup dengan nya. aku sudah bekerja dan berusaha, sisa nya biarlah yang kuasa..
Blog at WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.

