Yes I’m Ugly.. so what??!!

April 22, 2009 at 3:23 p | In lucu | 52 Comments
Tags:

Dunia memang tempat yang kejam untuk orang orang kayak aku..
orang yang enggak menarik..
tentu bukan kemauan ku lahir dari gen yang bikin aku jelek, yang bikin muka ku tidak menarik,
juga tentu bukan kemauan ku lahir dari orang tua yang juga tidak menarik,
yang lebih kejam nya lagi, setelah semua yang aku dapat dari bukan pilihan itu tadi,
ternyata orang orang didunia ini membuat kotak kotak, prioritas prioritas, kelas kelas, atas menarik atau tidak nya seseorang, dan jadilah aku selalu diluar kotak, tidak di prioritaskan, dan tinggal kelas.. great!!

setelah ketidak menarik-an ini dianugrahkan untuk ku, lalu orang orang membuat ku tinggal kelas, aku masih harus menghadapi cemooh-an dari orang orang yang juga sesama tinggal kelas, God damn it…
sudah lah sesama tidak menarik kok ya masih aja mencemooh. kenapa enggak saling empati aja sih..
persaingan berlanjut..
apa lagi kalau harus diasingkan oleh orang orang yang berwenang memilih mana orang yang menarik dan mana yang tidak menarik,
mereka bilang
“kelaut aja deh..”

well lalu aku bosan dengan ketidak menarikan ku ini,
lalu aku berdandan. memblender otak, supaya lebih behave
dan bang !! aku punya uang..
setelah punya uang aku datang ke dokter dokter untuk membuat baskom di muka ku, yup oprasi plastik
selesai??
belom..
cemoohan datang lagi..
katanya aku kurang bersyukur, katanya kecantikan paslu, katanya.. katanya..
mau nya apa sih??
keliatan nya orang orang enggak pernah senang
punya muka jelek salah , memperbaiki muka salah..
kalo mereka suruh aku kelaut..
maka aku bilang ke mereka
“go to hell..”

di-jual diri

February 4, 2009 at 3:23 p | In bahan ketawa-an, lucu | 141 Comments
Tags:

Aku buat satu tag lagi di blog ini “punya ulan” karena wori bukan ulan, layla juga bukan ulan, karena ulan punya cerita sendiri, yang sama sekali bukan fiksi.., sekedar inget-inget masa lalu yang kalau sekarang di inget bikin senyum senyum sendiri..

Waktu itu aku masih kerja parttime SPG, mengandalkan kecantikan yang enggak seberapa, kali aja dengan kecantikan yang pas pas-an itu ada yang mau beli product yang aku tawarkan.

Pukul 6.30 malem, salah satu teman EO, yang nota bene udah sering aku kerja di dia, dan kami temen akrab, dia ngajak aku dan 15 teman SPG lain nya untuk kumpul, teman EO ku itu enggak bilang produk apa yang bakal kami jual, dia cuma bilang kalo malam ini ada product knowledge aja, sekalian makan malam.

Sebagai anak kost yang baik (yang kelaparan tepat nya) aku dateng dengan riang gembira, ya mau donk di kasih kerjaan, di kasih makan pula, apalagi malam itu acara diadakan di hotel Garden.

Kami berkumpul membentuk lingkaran, enggak lama, datenglah manusia setengah baya dengan 2 laki laki cukup kekar di belakang nya, teman EO ku bilang kalau dia orang yang kita tunggu,
aku tanya sebenernya dia dari perusahaan apa??
teman ku jawab
“bapak itu dari B@&#% finance, kita berencana buat manajemen EO yang baru, kita butuh tambahan modal, orang itu mau kasih tambahan modal beberapa puluh juta, asal dia mau tau dulu siapa aja pengurus nya, trus aku bilang sama dia kalau kamu yang bakal ngurus semua nya, tapi kamu tenang aja, kalau uang nya udah kita dapat kamu enggak harus ngurus apa apa kok”.
aku diem..
kayaknya ada yang enggak beres disini..

Temen EO ku itu menyambut manusia setengah baya itu, juga mengenalkan kami sebagai pengurus,
kami di suguhi makanan, buah segar, dan minuman minuman dengan aroma alkohol.

“Product knowledge” itu selesai juga, temen EO ku bilang kalau sebagai pengurus aku harus nganter tamu itu ke kamar nya, tapi aku enggak usah khawatir katanya, karena dia bakal temani.

Sampainya di kamar kami masih ngobrol seputar rencana pembuatan EO baru nanti, sampe teman ku bilang kalau ada yang harus di urus di lantai bawah, jadi dia harus pamit sebentar,
aku maksa ikut,
tapi teman EO ku bilang mendingan aku tetap di kamar karena enggak sopan ninggalin tamu sendiri, lagi pula dana yang di janjikan belum di tanda tangani.
aku tinggal..
temen ku pergi..

Manusia setengah baya itu mulai bicara
“saya direktur B@&$^* finance untuk jawa Bali, saya punya banyak relasi, saya dan mereka punya banyak cinta, tapi cuma dikit yang bisa kami beri cinta”

Aku senyum, aku tau maksudnya, dan aku mencium sesuatu yang janggal disini

“saya punya beberapa pengawal di kamar sebelah, jadi jangan takut, malam ini kamu nginap disini aja ya..”

aku kaget, tapi aku berusaha sewajar mungkin, aku senyum lagi
trus aku jawab,
“iya.. tapi aku harus beli perlengkapan mandi dulu di drug store bawah..”

“ah biar pengawal ku aja yang beli, kamu perlu apa??”

“tapi pengawal bapak kan enggak tau apa yang saya butuh”

“mulai sekarang panggil mas aja ya, tapi jangan lama lama, kamu perlu uang berapa?”
sambil mengeluarkan dompet tebalnya
“200 ribu cukup?”

“cukup..”

Aku keluar dengan santai, tas ku aku bawa, yang tadi nya di larang ama manusia setengah baya itu, tapi aku ngotot kalau ada barang yang aku perlu di tas itu,
aku jalan normal di lorong hotel itu, di depan lift aku ketemu satu pria kekar yang tadi bersama manusia setengah baya tadi, dia tanya apa udah selesai, aku jawab kalau aku mau beli peralatan mandi, pria kekar itu ngangguk dan diam.

Sampe nya di lantai dasar aku langsung lari sekencang aku bisa ke arah jalan raya cari angkot seadanya apapun untuk supaya jauh dari hotel itu.

Sandal hak tinggi ku patah karena aku lari tadi, mau nggak mau aku lepas di dalam angkot, sampe di gang kost, terpaksa deh turun dari angkot nggak pake sandal, masuk ke gang agak terseok seok karena kaki agak terkilir, banyak yang ngeliatin waktu itu, tapi itu bukan soal lagi buat ku.

Sambil jalan aku mikir, sebenernya aku dan teman teman di kumpulkan bukan untuk product knowledge hari ini, kami cuma dijadikan perempuan pajangan yang boleh di pilih, dan malam ini manusia setengah baya itu milih aku, mungkin ada banyak perempuan yang udah di pilih di malam malam lain..

selang berapa hari, aku ketemu lagi dengan teman EO ku, tapi emosi ku udah reda, aku cuma nyisipin uang 200 ribu ke kantong nya sambil bilang
“aku belom pindah profesi.. sekalian tolong uang itu balikin ke direktur B@^&% Finance itu”
aku berlalu..

Blog at WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.