Agama mu untuk mu, Agama ku untuk ku

January 23, 2007 at 3:23 p | Posted in lucu | 20 Comments

mereka keukeuh minta penjabaran ku tentang hubungan ku yang beda agama,
tentang betapa akan njelimet nya jalan yang akan aku tempuh,
tentang meyakinkan orang tua, tentang tempat menikah yang bisa men-sah-kan hubungan itu,
tentang bla.. bla..
tentang bla.. bla..

sampai sekarang pertanyaan itu urung aku jawab, yang ada cuma mengalihkan pembicaraan,
agama bagi mereka jelas suatu yang prinsip, keyakinan, ke-Tuhan-an,
surga dan neraka,harus begini, harus begitu dll, dll,
bagaimana mungkin mereka bisa menerima hubungan beda agama ini dengan penjelasan ku yang nyeleneh??

AGAMA, bagi ku itu “makanan”
apapun menu yang aku makan tujuan ku satu, kenyang!!,
tujuan dari kenyang ku itu untuk mempertahankan hidup ku, saat aku udah mati nanti,
jelas lah aku nggak perlu makan??

dulu,saat ada keinginan ku yang tak terpenuhi, aku akan menyebut nama Tuhan ku, mendekati nya, merayu-rayu nya..
merengek,agar menuruti aku,
saat semua keinginan ku terpenuhi,aku jadi cepat bosan, lalu aku meng-klaim bahwa hidup ini flat,
lalu aku kembali lagi mendekati Tuhan, mencari-cari alasan untuk mendapat hidup yang penuh tantangan

sekarang, setiap saat Dia ada (entah Tuhan yang mana), saat ada keinginan ku yang tak di penuhi-NYA,
aku tidak pernah lagi datang dan merayu nya, 27 tahun aku dipinjamkan begitu banyak nikmat, aku malu
dan merasa egois sekali kalau harus meminta lagi.
saat semua keinginanku terpenuhi, aku tetap bosan, tapi aku tidak menganggab hidup ini flat lagi,
karena saat seperti ini sekarang menjadi jarang sekali terjadi, karena keinginan ku yang semakin banyak dan
semakin muluk, (bukan mau negatif thinking kalo Tuhan nggak bisa menuhi semua keinginan muluk ku).

suatu hari aku dan lelaki ku, pernah membicarakan masalah ini (walau dengan cara yang tidak baik-baik)
tapi kesepakatan yang kami dapat sangat baik (entah untuk siapa),
aku dan dia yakin bahwa kami tidak akan bisa menikah, tapi kesepakatan selanjut nya, kami akan “bersama”
selama mungkin, (entah bagaimana pun bentuk ke-bersama-an itu)

aku dan lelaki ku, tetap dengan menu makanan kami masing-masing, walau kami duduk dalam satu meja,di satu warung,
walau seperti nya tak akan pernah makan dalam satu piring,
dan aku tidak berniat mencicipi makanan nya, begitu pula ia, aku larang untuk mencoba makanan ku,
mungkin bagi ku makanan dia terlalu pedas, dan mungkin baginya makanan ku terlalu asin,

20 Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. ………..
    ………………

    minim kan dah koment…..
    meski binun mo nulis apa, secara garis besar.. aq paham kok.. kalo aq bingung.. (^^,)

  2. @ irdix : hehehhe… aku juga bingung..
    bingung bareng yukkkkk

  3. Hwaaaa, welcome to wordpress, gw bisa komen suka2 deh :))

    btw, ga perlu saling melarang, kalau mau bersama secara khusus, ya harus dipersilahkan saling mengicip makanan. Ingat, bagi perempuan, jenis makanan menentukan aroma (maaf) vagina. Kalau makananmu terlalu menyilaukan, jangan-jangan aroma dibawah sana juga bisa membutakan. Kalau gitu, kebersamaan macam apa yang diharapkan?

    Eh, entah lah… ini bukan komen mesum ga serius. Salam kenal!!!! (lagi)

    btw, fotonya cantik😀 *iler netes-netes*

  4. @mas Wadehel : weh.. suatu kehormatan nih.. di komen ma seleb blog, wah kebersamaan yang diharapkan masih sebatas berharap bersama aja..

    lah masak sih itu bukan komen mesum??
    salam kenal balik…
    aduh makasih pujian nya *sambil ngelap yang netes-netes*

  5. KENALI dulu TUHAN mu..😉 cara nya? baca BlogNYA, cari tahu “kesukaanNYA”, Sifat-sifatNYA…
    Kemudian TAAT lah pada perintah-perintah NYA, nanti apa pun yang kamu minta akan dituruti NYA…🙂

  6. i only can smile for u………..!!!

    coba bernafas dengan cara berbeda…
    tariikkk nafasss yan puannjjjaanggggg
    trus buanggggg
    tapi jangan buang angin ya me……
    keq..keq..keq….!!!

    maap me…..
    yang pasti TUHAN maha humor
    pahami gaya becanda TUHAN
    maka anda akan tertawa setiap detiknya….

    cman klo ketawa jangan hiiiiiiiiiiiii
    ya me ntar pada takut malaikat-nya…
    slamat berjuang me..!!

  7. @abdulsomad : weh keren dunk Tuhan bikin Blog??
    iya deh aku baca ya..
    thanks for the information..

    @dendeng keasinan : hikkkkkkkk….. hikkkkkkkkkkkk….hikkkkkkkkk…
    haduuuuuuuuuhhhhhhhh…….
    tuh jadi bengek nih!!!!!!!!!

  8. yup…
    been on this ciscumtances too…..

    tp jgnlah membenci Tuhan karena dogmatisnya
    jgn jg membenci doski (ga tau namanya) karena pilihannya
    ato benci org2 yg ga bs liat masa depan dr hubungan ini…

    karena setiap tindakan selalu ada konsekuensinya
    dan cara menjalani konsekuensi itu yg menentukan kualitas hidup

    hihihihihi
    udah ah… ntar malah jd penceramah yg didengerin jemaahnya sambil tidur….
    be a tough girl, dear……🙂

  9. Tuhan hanya berfirman kog. Tuhan tidak mengenal agama Yahudi, agama Kristen atau agama Isalam, atau Budha atau Hindu atau Confuse atau Taois atau lainnya. Kalau tangan Tuhan telah ikut campur dalam pergumulan kehidupan manusia, berarti manusia tersebut telah mendapat Ridho dariNya. Manusia bisanya cuma bisa berkomentar (seperti gua ini) dan komentarnya hanya membenarkan opini sendiri. Komentar manusia, kebenarannya relatip.

  10. Tulisannya asik…bagus…bagus…kebetulan aku seusia (27)…jg baru sj mengalami/melakukan hal serupa. Meralat cara kita meyakini Tuhan (baca: sesuatu yang dipertuhan)…sejak kecil kita hanya dikenalkan konsep punishment & reward sja dlm berbagai bentuk (surga & neraka; pahala & dosa..dll),semakin dewasa (scr nalar, bkn badaniyah thok) shrsnya pola ‘hubungan’ antara kita dengan sesuatu yang dipertuhan jg harus berubah…kita jg terlalu sering memanusiakan Tuhan,scr tidak sadar menyamakan verba Tuhan dengan verba manusia…mungkin mmg sbts itu nalar manusia dlm memahami Tuhan..pdhl bs sja Tuhan itu adalah sistem … bilangan binernya alam semesta!

  11. agamanya makanannya😀

  12. intinye ente lagi Bingung Bu….
    intinye ente lagi Resah Bu….

    Intinye lagi ente lagi Gundah Bu…
    Intinya lagi ente lagi Gelisah Bu…

    coba pahami lagi arti kata² “Bingung, Resah, Gundah, Gelisah”…

    pahami dulu baru merasakan, dan jangan terbalik atau sebaliknya…

  13. Hm…pernah ada yang bilang..”kalo saya doa terus artinya kita gak pernah puas dong, ya ?”
    Hm..Lalu ada yang mengatakan padanya,”Bukankah manusia itu makhluk yang pa-pa (faqir). Kenapa kita merasa malu meminta pada Tuhan? Kenapa doa-doa kita belum dikabulkan?Ada banyak hal penyebabnya..mungkin kita kurang khusyuk…kita kurang beramal baik..dan (ini yang mengerikan) kita banyak bermaksiat…

    Kenapa harus yang beda agama? Toh banyak yang seagama..yang lebih baik..lebih seirama🙂

  14. Ternyata Ulan juga punya koleksi tulisan serius…😀

  15. […] tidak mengurangi kepercayaan kepada Agama (<<klik di sini) yang diwariskan orang tua ku tercinta,aku mulai mencari pembenaran, tentang […]

  16. Aku masih bertanya-tanya. Katanya karakter inti dari Tuhan itu Cinta Kasih. Tapi mengapa cinta bisa mempersatukan, sedangkan agama malah memisahkan? Manusia tersekat-sekat oleh tembok tebal yang disebut agama. Manusia membicarakan mereka yang ada di balik tembok, menjelek-jelekkan mereka, sementara di balik tembok itu banyak juga orang-orang yang membicarakan kejelekan-kejelekan mereka. Ah, aku masih gak ngerti, kenapa cinta mempersatukan sedangkan agama malah memisahkan?

  17. ??SAMPE SEKARANG KOK BELUM KETEMU YA ITU TUHAN DICARI AMPE BINGUNG JUGA NGAK KETEMU (CARINYA DIMANA?)YANG JELAS TUHAN TU NGAK ADA DI GEDUNG GEDUNG MEGAH NAN SUCI(ADA YANG BERLAPIS EMAS LHO)YANG DIDIRIKAN PARA GOLKAR ITU (GOLONGAN KAYA RAYA),DI SANA MALAH BANYAK YANG MUNA MUNA DAN BUAT HATI NAN SEDIH,HIK. TAPI KATANYA KALO KITA LIHAT ORANG SUSAH ITU MIRIP MIRIP TUHAN,JADI HARUS KITA TOLONG AGAR KITA DAPAT POINT UNTUK MASUK SURGA,WELEH
    NGAK TAU LAH MUNGKIN KALO ADA LOMBA MIRIP TUHAN MEREKA MENANG, TAPI PEMBANDINGNYA APA? APA TUHAN WAJAHNYA KUCEL KERINGETAN BINGUNG LESU LAPER KURUS ,……. MAKIN LAMA KOK MAKIN JELEK YA UDAH AH CABUT MAU TIDUR,BYE … .. . . . .

  18. Ketika Tuhanmu kau cari di mall, pasar, rak-rak pustaka kampus, atau di manapun dengan fikiranmu, mustahil kau akan menemukanNya.

    Tuhan bersemayam dalam hati yang tak resah, yang dengan demikian bisa merasakan kehadiranNya.

    Tuhan terpisah dari pemeluk yang memilah-milah sesama.

  19. Coba saling mengintip makanan mbak, kenali namanya, cari tau bumbunya, pelajari nutrisinya. Sing penting jangan jadikan makanan itu lebih pamor dari pada Koki nya dan menjadikan si makanan baal berbentuk sistem. Nulis sambil ngences ngences…kelaperanmodeon…

  20. budaya timur…yg takut utk mencoba makanan baru


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: