hilang..

January 23, 2008 at 3:23 p | Posted in cuma hasil menghayal | 45 Comments

disini banyak angin, kencang sekali,
aku merentangkan tangan,merasakan beberapa detik terakhir dari hidup yang aku rencana kan untuk aku akhiri,
merasakan sedikit kesunyian dari kota surabaya yang mulai munafik, semunafik aku malam ini yang mencoba mengukir takdir, mencoba menantang Tuhan, bahwa aku pun andil akan takdir, dan aku lah penentu takdir mati ku malam ini.., Tuhan beristirahatlah menentukan nasib ku, aku ingin sekali saja berkuasa atas diri ku..

Tuhan..
kau menciptakan aku, lalu membiarkan aku hidup, lalu kau menganugrahkan orang tua tidak seperti karakter yang aku pesan, seharus nya kau berikan aku bapak yang mau bekerja keras, bukan preman sialan, yang selalu menyiksa istri nya, dan seharus nya kamu memberi aku seorang ibu yang tangguh, bukan cuma sekedar penjual sayur di pasar

Tuhan,
apa kurang jelas, waktu aku berdoa, apa kurang mengepal tangan ku saat memohon?, apa kurang aku mendatangi mu seminggu sekali? sehingga seperti nya kau lebih sibuk mengabulkan doa-doa mereka,membuat ku sangat membenci mereka,
kau pilih kasih TUhan..

dan mereka yang telah banyak mengecap nikmat dunia Mu masih saja tidak mau berhenti berdoa, terus dan terus meminta mumengabulkan ini dan itu, kenapa mereka tidak memberi kesempatan pada ku, agar hanya doa ku yang hanya terdengar oleh Mu,

hidupku enggak jelas, pacar pergi dari ku, aku tidak perhatian katanya, padahal dia selingkuh dengan perempuan yang lebih semok,
aku pengen punya hape, tapi bapak enggak pernah mau belikan, aku pengen punya baju baru tapi ibu bilang, masih perlu ini masih perlu itu lah, adik-adik butuh biaya lah. aku muak..

teman-teman selalu tidak mau mendengarkan aku, mereka selalu memamerkan apa saja yang mereka punya, sementara aku hanya bisa menelan ludah,
aku pernah bilang ke mama ku untuk membiarkan aku melacur saja, tapi dia malah nangis se jadi-jadi nya,
lalu aku mengadu ke bapak, dia kan preman pasti juga sering mencari pelacur, tapi dia malah menamparku sampai aku terjungkal..

lalu aku bilang pada mereka kalau aku mau bunuh diri saja kalau mereka tidak mengijinkan aku melacur, mereka malah bilang kalau itu akan mengurangi beban mereka,
penat..
sesak sesaat, ya asma bejat ini lagi-lagi dipaksa membunuhku..
hoi!!!!
malaikat maut, enggak usah sembunyi!!!
aku tau kamu didekat sini, ngintip-ngintip aku,mencoba membujuk angin supaya mau mendorong aku dari atap gedung ini kan??!!,ngaku aja lah..
hahhaha..
angin mana berani menghianati aku..
aku sudah sering menyuap nya dengan indah tubuh ku,

angin..
ini penat ku, bawalah, ini derita ku, hembuslah,
ini tubuh ku, ayun lah.. hantarkan aku pada aspal yang bergelombang, sampaikan juga pada Tuhan sekali lagi, untuk yang terakhir kali, bukan doa tapi sebuah pertanyaan..
surga atau neraka tempat ku setelah ini??

45 Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Ternyata memang betul kalo ada orang bilang: “Rasa syukur mahal harganya.”πŸ˜€

  2. dan akhirnya mati eh??

  3. @ mas STR :
    kayak nya sih emang gitu mas..

    @ om Goop :
    itu juga belom jelas, om..

  4. Ah, barangkali Tuhan masih sangat ingin bermesraan dengan do’a-do’amu [‘mu’ mengacu pada tokoh], sehingga Tuhan membiarkan dirimu dalam kepenatan, kecapekan dan kekecewaan..

    Yah, Tuhan cuma ingin mendengar ratapan terindahmu, karena Ia sangat mencintai pengharapan dan do’a yang diucapkan dalam kesungguhan dan kepasrahan..

    Jadi, mari terbangkan do’amu bersama angin menjumpai-Nya, agar Surga terbuka lebar-lebar.. untukmu

  5. baru pertama kesini…
    salam kenal…lagi…πŸ˜€

    sekilas liat2… kayaknya blog ini ratingnya 18+ ya.. hehe..πŸ™‚

  6. @ mas Gempur :
    mungkin juga mas..
    karena saya cuma penulis, bukan pemeran utama nya, mungkin suatu hari kalau pemeran nya belum mati, saya akan duduk berbincang dengan nya..
    semoga Tuhan mengabulkan doa saya..
    wah saya belum sholat magrib..

    @ mas Kholis :
    waduh.. kayak nya enggak mas, blog saya bisa di baca semua umur, asal dengan bimbingan orang tua, ah.. maksud saya, di dampingi dengan hati yang dewasa..

  7. hmm..

    setelah ini tempatmu ada di situ.. ga jauh-jauhlah deket ama situu.. iyyyaaaa situuu..

    halah.. dah dibilangin di situ kok masih nanya..

  8. test komen deh

  9. surga atau neraka tempat ku setelah ini??

    Namanya juga akhirat kalo gak surga ya neraka! Yang penting kita berusaha dan berdo’a supaya dijauhkan dari api neraka.. Digolongkan menjadi orang yang beriman…

  10. Bila kamu pengen tau dimana tempatmu
    1. Lihatlah saat kau bercermin tanyakan pada diri “mu” dan berkata…how bitch am I?
    2. Lalu ambil buku biru yang berjudul “Al quran”,baca walau 1 ayat saja..lalu tanyakan dirimu “siapa kah aku?”
    3. Setelah kau bosan, taruh kembali al quran biru itu dan lihat sekelilingmu, check tas mu, periksa dompetmu “berapa banyakkah yang aku beri dan aku terima?”

    dunia adalah bagaimana kau melihatnya..
    Untuk urusan dunia…melihatlah ke bawah, bersyukurlah…
    Untuk urusan akhirat…melihatlah ke atas,beribadahlah…

    Lalu bila kau lapar…berarti..KAMU BELUM SARAPAN!!! gak usah sok diet, kamu tuh NDUT dan TUWEK!!!
    hahahahahahahahahah

  11. Somewhere over the rainbow
    Skies are blue
    And the dreams that you dare to dream
    Really do come true

  12. ber-syukur-lah untuk segala hal yang kamu miliki, baik atau burukπŸ˜‰

  13. terkadang hidup tidak seperti apa yg kita bayankan..(muda kaya raya, tua masuk surga). Namun dalam kehidupan ada sebuah proses yang dilewti manusia : perjuangan, pertanngungjawaban..

  14. Capek? Anu…pijet?

  15. baru petama bekunjung, salam kenal.

    klo hidup enak2 terus g usah hidup. mati aja hehehe… . hidup itu bejuang!!! (g nyambung ya????)

  16. Tuhan: “Cuman dikasih tantangan segitu aja sudah ngambek :)”

    salam

  17. Surga atau neraka pun nantinya, itu adalah buah dari perbuatan kitaπŸ˜€

  18. ‘Tuhan’ dan ‘pelacur’…so Indonesian writer’s typical πŸ™‚

  19. udah lah, lakukan aja apa yang kamu mau! aku sudah muak untuk sekedar mendengar suaramu! apalagi melihat tampangmu itu!

    aku tidak sembunyi, aku ada di atas kelopak matamu!!!

    oh… bunuh diri? nanti aku bantu melempar tubuhmu, ke jurang berbatu runcing itu..

  20. tulisan dan kenyataan yang keren banget…πŸ™‚

  21. waduh..aku ga seberapa mbaca semua…ga hoby baca nih…met kenal saja dik ulan..Wassalam..

  22. Dalem….
    Cuma itu…….

  23. Tuhan itu Maha Agung, Maha Kaya, Maha Sempurna,
    Tiada yang mampu menyamainya. Percaya deeeeeeeh….

  24. UPDATE!!! wekekekek.. Aq rindu tulisan barumu, Oelant!

  25. hidup pelacur…………..

  26. tuhan memberikan cobaan sesuai dgn kemampuan hambanya

  27. Blog Pemuas Dahaga versi Supermoto

  28. kalo disini juga banyak angin, kencang sekali, dan berbau.
    sialan, kentut.

  29. @om Irdix :
    kalo enggak nge-junk enggak enak ya..
    dasar!!!

    @ Bulet :
    tulisan ini tentang perempuan yang sedang berdiri di pinggir gedung tinggi, dan perempuan itu tentunya tidak tau alquran, karena bukan itu kitab nya, bukan tentang aku..

    @ mas Ghandhi :
    nice…

    @ mas mlitis :
    yuppy.. bro…

    @ mas Andi bagus :
    muda terkenal, tua kaya raya, mati masuk surga, hehehehe, sipp..

  30. @ mas Stey :
    iya nih lagi nyari yang plus-plus, dapet nya yang plus mines

    @ mahma mahendra :
    mati juga perjuangan kan mas.., kalo hidup perjuangan, mati perjuangan, apa donk merdeka nya??

    @ mas Hedwig pake TM :
    nama nya manusia mas, kalo enggak pernah ngambek itu mah setan ama malaikat, dan untung nya Tuhan juga enggak pernah ngambek ya.. waduh serem…

    @ mbak eh mbah sangkil :
    semoga mas..

  31. mbak Ulan..

    mungkin banyak sudah orang yang memberikan tujuan hidup kepadamu, mereka akan banyak mengatakan kepadamu apa yang dikatakan dalam kitab-kitab suci.

    Orang-orang pintar akan menemukan apa tujuan hidup ini. Kelompok politik akan mempunyai satu tujuan, kelompok agama akan mempunyai tujuan lain, dan seterusnya.

    Jadi, apakah tujuan hidup bila kamu sendiri bingung? Bila aku bingung, aku mengajukan kepadamu pertanyaan ini, “Apakah tujuan hidup?”, oleh karena aku berharap melalui kebingungan ini aku akan mendapatkan sebuah jawaban. Bagaimana aku dapat memperoleh jawaban yang benar bila aku bingung? Pahamkah kamu? Jika aku bingung, aku hanya dapat memperoleh jawaban yang juga penuh kebingungan.

    Jika batinku bingung, jika batinku kacau, jika batinku tidak indah, hening, jawaban apa pun yang aku terima akan melalui tabir kebingungan, kecemasan, dan ketakutan. oleh karena itu jawaban itu akan terpiuh. Jadi, yang penting bukanlah bertanya, “Apakah tujuan hidup, tujuan eksistensi?”, melainkan menjernihkan kebingungan yang ada di dalam diri. Itu seperti seorang buta yang bertanya, “Apakah cahaya?” Jika aku katakan kepadanya apa cahaya itu, ia akan menyimak menurut kebutaannya, menurut kegelapannya. Tetapi seandainya ia bisa melihat, maka ia tidak akan pernah bertanya, “Apakah cahaya?”, karena ia ada di situ.

    Jika kamu dapat menjernihkan kebingungan di dalam dirimu, maka kamu akan menemukan apa tujuan hidup itu, Kamu tidak perlu bertanya, Kamu tidak perlu mencarinya, yang kamu perlu lakukan hanyalah bebas dari semua hal-hal yang menyebabkan kebingungan.

    Ya.. memang hilang.πŸ™‚

  32. baru sadar kalo dibilang ngejunk..

    uuuhhh.. uaaawaaasss sampeyan yo mbak.. Grrrr…

    junk..junk..junk..junk..junk..
    junk..junk..junk..junk..junk..
    junk..junk..junk..junk..junk..
    junk..junk..junk..junk..junk..
    junk..junk..junk..junk..junk..
    junk..junk..junk..junk..junk..

    pokoknya nge-JUNK..!!

  33. kangen ulan huehuheuhuehuehu

    mbah mampir nenggok cucu……

    sehat-sehat kan dek? amin….

  34. om Irdix yang tumben enggak nge-junk :
    lalu apa setelah kebingungan selesai, bagaimana mencari arti eksistensi??, mengetahui tujuan penciptaan, dan akibat pencabutan??,

    apa benar semua itu tidak perlu di ketahui??,
    lalu apa cahaya hanya akan di mengerti orang yang tidak buta saja??, dan bagaimana jika kebingungan sampai akhir??,

    mohon pencerahan nya..

  35. πŸ™‚ keep asking question.. until you’ve statisfied.

  36. @ mas Irdix :
    saya manusia sempurna, sempurna karena saya tidak pernah puas, saya sempurna karena melakukan banyak kesalahan, karena nya ada pertanyaan, lalu siapa yang menjawab??, saya sendiri kah?? mungkin.., lalu kalau tidak pernah terpuaskan, apa saya harus berhenti bertanya??,

    seperti kepuasan yang di paksakan..

  37. Tidak ada yang bisa memaksa seseorang untuk puas, seperti hal-nya orgasme.. bisa saja pura-pura puas.. namun kepuasan pribadi hanya diketahui di masing-masing..

    mengutip dari sebuah sumber :

    Kepuasan sebagai produk pikiran adalah pelarian diri. Ia mandul. Ia mati. Tetapi ada kepuasan yang bukan dari pikiran, yang muncul apabila ada pemahaman akan apa adanya, yang di situ terdapat revolusi mendalam, yang berdampak pada masyarakat dan hubungan perorangan.

    Dari: J. Krishnamurti, “The Book of Life”

    HUDOYO:

    Kepuasan yang bukan dari pikiran adalah keadaan yang muncul ketika pikiran/aku berhenti, berakhir. Kepuasan seperti itu lain sekali dari kepuasan atau kebahagiaan yang biasanya dibayangkan dan diharapkan oleh pikiran/aku, sebagaimana diajarkan dalam agama-agama (sorga, nirwana, moksha dsb).

    tapi.. sekali lagi, orgasme mbak.. hanya mbak sendiri yang tahu..

  38. @ mas Irdix :
    nice Quote..
    terimakasih Krisnamurti nya, dan milis pak Hudoyo nya, sangat mencerahkan..
    hahahhahah..
    orgasme yang yang pura-pura itu otonomi perempuan, sayang laki-laki tidak kuasa melakukan nya,

    pak Hudoyo memang bener, mungkin saya harus berhenti berfikir untuk sebuah kepuasan..

  39. mungkin…….

  40. ::tumben dix jadi penasihat ulan…,πŸ˜†

    lan mau mati koq pake nawar.., ini super market…bandrolnya udah jelas…, kalau mau nawar…ke pajak pagi saja…disana murah-murah lagi…ya..ya…yang disimpang kampung durian itu…πŸ˜†

  41. manusia terlalu berharga untuk mati tanpa arti
    jadi biarlah tuhan saja yg mati, karna toh dia tak berarti

  42. Saat aku sebagai pemeran utama, aku tidak akan peduli dengan kondisi yang telah diberikan Tuhan kepada-Ku. Aku akan jadikan keadaan apa adanya sebagai sebuah energi positif yang bisa merubah semua kondisi yang ada. Aku juga tidak akan peduli kata orang bawah orang tuaku adalah seorang preman dan ibuku seorang pedagang sayur. Karena tatkala mereka membicarakan kedua orang tuaku dari segi negatifnya, sama sekali tidak akan berpengaruh terhadap kebaikan dan kemakmuran hidupku. Omongan negatif orang terhadapku juga tidak akan merubah aku menjadi seorang yang sukses seperti yang kuimpikan dan kudoakan manakala bersujud di pangkuan Tuhanku. Maka sikap terbaik manakala aku seorang yang dilahirkan dari sebuah realitas yang kurang sempurna dan serba kekuarangan, aku akan jawab bahwa SUKSES adalah HAK SAYA. Aku tidak akan biarkan diriku teraniaya dan terdzolimi oleh keadaan dan ketidaksempurnaan sebuah realitas hidupku. Karena aku percaya, Tuhan …. engkau selalu bersamaku!

  43. ulan…
    kita bukanlah tuan bagi keinginan diri kita sendiri.
    kita hanya diberi jalan.

    astaga,… km freak sekali…

  44. ulan…
    kita bukanlah tuan bagi keinginan diri kita sendiri.
    kita hanya diberi jalan.

    astaga,… km freak sekali…

  45. huahahahaha… mbak ulan dibilang freak..

    selamatt…!!! *sambil jabat tangan*

    pujian tulus pertama dari pembaca blog ini.. bwakakakaka.. sampe pake ‘astaga’ tuh..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: