Bersama

February 1, 2011 at 3:23 p | Posted in lucu | 57 Comments
Tags: , , , , , ,

Pernah sekali waktu aku kost di tempat kost yang kebanyakan isinya laki laki,
siang malam mereka memainkan biola, dan aku benci sekali suara nya,
sumbang dan sangat tidak enak di dengar

Lalu aku pindah kost lagi ke tempat lain, kali ini ada yang memainkan saxophone,
suaranya keras sekali, dan sama sekali nggak bisa di nikmati, teman kost ku meniupnya siang dan malam, sehingga aku memutuskan pindah lagi dari kost itu.

Di tempat kost yang baru aku masih diganggu dengan suara drum dari tetangga,
juga dimainkan siang dan malam, suara nya sangat tidak enak dan sangatn nggak karuan

Lalu suatu hari aku berkesempatan melihat sebuah pertunjukan orkestra,
pertama tama mereka memainkan setiap alat secara solo,
mereka para ahli dalam alat musik mereka masing masing,
sehingga permainan mereka terdengar indah sekali,
tapi yang sangat menakjubkan adalah saat mereka memainkan nya bersama-sama,
mereka bisa menciptakan suasana hening, suasana riang, suasana apapun yang mereka mau,
harmonisasi mereka mengagumkan.

Orang orang yang memainkan alat musik dan bersuara sumbang di kost ku, pastilah mereka sedang belajar,
saat kita belajar tentang suatu keyakinan, kita pasti juga terdengar sumbang,
saat kita menjadi ahli akan keyakinan itu kita menjadi lebih merdu
tapi yang paling menakjubkan adalah saat kita bisa berharmoni dengan keyakinan lain.

About these ads

57 Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. haha seperti rumus matematika: minus dikali minus jadi plus…
    btw, aku jadi pengali-nya aja dah.

    • kalo udah dalem aku ikut nimba ya mas :P

  2. dalem!

    satu-satu mereka mungkin tidak seindah jika dibandingkan dengan konser bersama, dan utk bisa bermain dalam konser itu mrk perlu belajar….

    kita juga perlu belajar untuk sabar….

    salam kenal ya

  3. rasanya memang susah kalo berharmoni dengan keyakinan itu,,,gimana caranya ya..

    • wah ndak tau juga mas, gimana ya :P

      • tp yg pasti perpaduan semua alat musik secara harmoni dapat memberikan suasana yg tenang dan harmonis

  4. yang jelas apa yang kamu alami, dialami oleh saya dan keluarga tapi ketika dinikmati nikmat juga walau perasaan jengkel masih ada heheheh

    • ^_^ harmoniii harmoniiii (sctv) eh…

  5. saya ndak pernah nonton orkestra mbak, jadi ndak bisa komen soal itu. kalopun suatu saat saya disuruh nonton orkestra, mungkin saya ndak akan mau, bahkan dibayari sekalipun, saya ini ndak pantes nonton orkestra mbak, percayalah, ndak pantes tho nonton orkestra make sandal jepit, apalagi kalo ndak dibayari, pasti saya ndak mampu beli tiketnya. mahal tho? waktu sampeyan nonton itu berapa harga tiketnya mbak? *plak! rewel!*

    postingan penuh makna yang ditulis dengan bahasa sederhana. manteb.

    untuk bisa mencapai harmonisasi perlu ada kedewasaan, menekan keinginan untuk menonjolkan diri sendiri, mungkin juga perlu speaker monitor biar bisa denger instrumen yang lagi dimainkan, plus butuh tukang mixing yang bagus.

    cukup sekian, soale komentarnya makin lama makin ngawur.

    • njenengan pake sendal jepit ?
      aku pinjemin high heel ya mas, ndang to…

  6. bersama itu lebih menyenangkan :)

    • ho oh mbak, apalagi bersama sambil dipikul #eh..

  7. salam kenal aja

  8. busyet! ini note bujubune beneran..
    onde-onde akan makin nikmat dengan taburan wijen,ya di onde-onde-nya.. :D note yg dalem..!!

    • getas mas getas!!! tolong donk

      • oiya, kirim getas aaahhhh…

  9. Kalo aku yang klotekan pasti ndak berisik deh. Karena aku klotekan pake hati. *hayah*

    • tetep tak sawat sewu an mas

      • bole deh, pake hati yah nglemparnya. *Njaluk disawat klompen*

  10. habis nonton harmoninya SCTV mbak? :mrgreen :

    bermusik itu berkeyakinan ya? :D
    atau musik itu bisa dijadikan keyakinan? :D

  11. tapi kadang yang abru belajar itu suka lebih heboh gitu ‘bermainnya’ dibandingkan mereka yang sudah ahli

  12. apik, mbak….
    pelangi pun tak cuma satu warna :D

  13. Pernah saya menemukan umpatan buruk untuk Agama tertentu dari kalangan Agama saya(islam). umpatan tersebut berupa update FB dari seorang perempuan yang cukup lembut (kalau dilihat fotonya).
    Lantas sayapun bertanya, kenapa Agama lain begitu buruk dan begitu kau benci?’. Sayang tak ada jawaban yg saya dapatkan.

    tapi hemat saya, ‘harmoni’pada keyakinan lain yang berbeda dengan kita itu memang sangat indah.Toh kebenaran memang tak hanya satu. tak harus seragam.

  14. manggut….manggut :D

  15. Mantaps!

    Tentu indah sekali kalo bisa konser dalam harmoni sama-sama,

    Tanpa perlu oknum pemain biola gebukin pemain cello ato pemain harpa dengan alasan berisik, padahal dia sendiri sama berisiknya :|

    *lanjut main biola*

  16. yang maen drum itu saya je mbak ulan..maaf ya kalok keganggu,,maklum baru blajar, wong drum-nya ya le minjem tetangga :p

  17. Kya ha ha…, mengingatkan saya dan biola saya yang selalu diprotes tetangga :D.

  18. akh… saya memang sedang belajar, dan entah mengapa setelah membaca tulisan ini tiba-tiba saya merasa bahwa sayalah yang membuat tulisan sumbang yang tak juga bisa dinikmati, dan membuat kanan kiri tak nyaman, dan saya tak tahu entah sampai kapan sampai pada apa yang mereka sebut dengan harmonisasi.

  19. selalu saja
    postingan yg mampu membuat saya takjub

  20. Jadi ingat waktu upacara bendera di SMU, mari berDoa menurut “harmomi” keyakinan masing-masing. “selesai!” semua mata terbuka serentak. sepertinya ada tempo dalam doa.

  21. Ulan Ocatvia yang bijaksana. :)

  22. kbrnya gmn ya, para pemusik yg si mbak tinggal pindah kost, masing2 dr mereka, sdh ada progress?

  23. analogi yang keren untuk keadaan yang terjadi saat ini di negeri kita :-D

  24. akhirnya ada postingan lagi

  25. Harmoni pasti punya bentuk yang beragam dan tidak seragam.
    tetapi menghadirkan kebersamaan itulah yang menciptakan harmoni indah.

  26. jd pengen nntn harmoni yg d sctv ituh..
    hehehe..

  27. bersatu kita teguh, bercera kita kawin lagi :D

  28. Ya ya… setuju banget… harmoni itu memang indah.

  29. berarti kuncinya adalah harmoni ya….

  30. seharusnya keberagaman bisa membuat kita semakin kuat dan harmonis tanpa ada cek cok

  31. aharin blue menulis dong kawan
    salam hangat dari blue

  32. Sebuah lagu tercipta dari beberapa nada yang berbeda. Perbedaan itu memang indah :)

  33. Setuju.. Bhineka Tunggal Ika.

  34. he em..

    aku wingi rekaman akustikan bareng koncoku. Ternyata lebih mudah rekaman sendiri di dalam kamar dari pada kolaborasi. Semuanya musti saling menghargai satu sama lain. Petikan gitar salah, aku pun musti menerima dan musti mengulangi menyanyi dari awal, padahal ini suara juga lama lama akan habis. Ketika aku salah lirik, temenku juga senyum dan meneruskan konsentrasi pada gitarnya. Sehingga aku pun jadi merasa malu sendiri dan lebih konsentrasi lagi..

    Kuwi padahal mung bocah loro, mendah nek wong 20, walah angel… aku juga masih blajar..

  35. di dukung aj mbak.. sp tau kelak nanti mrka bs jd yg berikalu di atas panggung.. hehee

  36. aku lagi belajar main piano, ulan. masih sumbang juga, jadi nanti dengerinnya kalo udah ahli ya… (ngga janji kapan)

    how are you, dear?

  37. apdet apdet…kangen baca baca disini :D

  38. Wah… dari pada kita yang pindah kost, mendingan minta bantuan sama Umar Adi Ali untuk pake sulapnya mindahin mereka yang lagi main ke Pulau Komodo sana…
    Latihan deh puas-puas didengerin tuh sama Komodo….
    Tapi hati-hati ntar Komodonya pada ngambek kl mereka sampai nggak menang di New World 7 Wonders…. wih… bisa cari gara-gara tuh komodo…

  39. kalo mau mendengarkan musik yang paling merdu yo ketika kita mendengarkan alunan musik gamelan dari setiap instrumen mengalunkan makna dan sensasi tersendiri, contoh gong. bunyinya guuurrrr, bonang bunyanya nong, kendang bunyinya plak, dsb… walah sok tau aku iki wes sing penting dalem negeri lah………

  40. sukaaaaaaaaaaaaaaaaaa—–> “saat kita belajar tentang suatu keyakinan, kita pasti juga terdengar sumbang,
    saat kita menjadi ahli akan keyakinan itu kita menjadi lebih merdu
    tapi yang paling menakjubkan adalah saat kita bisa berharmoni dengan keyakinan lain. “

  41. Numpang promo….thanks

  42. Siiplah…thanks

  43. indahnya kebersamaan dengan pengganggu.. heheh

    • indah nya kebersamaan dengan mu, eh..

  44. mantrap dah..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com. | The Pool Theme.
Entries and comments feeds.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 93 other followers

%d bloggers like this: