Mencuri

June 26, 2011 at 3:23 p | Posted in lucu | 52 Comments

Namaku Wori, dan ini buku harian ku yang ku beri nama “worry with single “R””, umur ku masih 9 tahun, dan aku perempuan kecil yang nakal.

Setahun lalu, bune koma dirumah sakit dan sampai saat ini ia belum bisa bekerja lagi, bune masih terbaring saja di kamarnya walau sudah bisa melakukan banyak hal, tapi untuk bekerja diluar rumah, bune masih sangat lemah.

Jhon merawat aku dan bune, dia sering memberi makan kami, tapi seadanya saja, aku sudah lama kehilangan uang jajan, jangankan untuk jajan kadang makan saja tak selalu dua kali sehari.

Saat John harus bertugas keluar kota, ia menitipkan sejumlah uang kepada bune, tapi bune sangat irit menggunakannya karena tidak tau sampai kapan ia akan bekerja, atau sampai kapan jhon akan kembali. Praktis itu membuatku sering kelaparan.

Suatu siang saat aku bermain main di dekat sebuah pabrik kecil yang membuat roti, saat para pekerjanya sedang istirahat siang, aroma roti susah sekali untuk ditolak perut ku yang lapar, aku mencoba mendekat dan sepi sekali tak ada seorang pun disana, sementara roti roti yang sudah di panggang menunggu dingin untuk dikemas, terpampang di depan mata dengan aroma yang sungguh menggoda.

aku pulang kerumah dengan dua roti tawar yang kubawa begitu saja tanpa bungkus apa apa, kuletakkan satu di samping tempat tidur bune, dan satunya ku makan dengan lahap, perutku benar benar lapar.

Bune mendapati roti di samping tempat tidur nya,ia bangun dengan muka merah menahan marah, lalu mendapati aku sedang makan roti dengan lahap, bune menjadi lepas kendali, aku dipukul berkali kali, sampai bune capek sendiri.

Saat bune sudah tenang, dia bertanya baik baik padaku,
“Wori, dari mana kamu dapat roti ini?”
“Dari pabrik roti”
“Kamu mencuri?”
“Iya..”
“Bukankah bune pernah bilang kalau semua perbuatan mu dilihat oleh Tuhan?”
“Iya..”
“Lalu menurut mu apa yang Tuhan katakan ke kamu kalau kamu mencuri?”
“Tuhan disana bune, saat aku mencuri Tuhan ada disana, dan Dia bilang “ambilkan satu lagi untuk bune”, jadi aku ambil dua”

52 Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. pertamax ga nih

    • koq ambilnya satu lagi mstinya 2 atw 3 lagi… buat yg crita sma yang baca.. hhe🙂

      *just kidding*

      • o iya ya, aku enggak kebagian donk

    • seelamaaat anda layak dapat seekor ayam, setandan pisang, dan kelapa

  2. alhamdulillah dapet pertamax *sujud syukur
    nah, baru komen

    kok bisa bikin cerita keren gini sihh
    *nangis *

    • cep cep cep, sudah ya, yang sabar ya… *sodorin tisyu*

  3. ga bisa hetrik😐

  4. wah dilema banget ya..
    jadi sedih

    • beliin roti deh mas, aku sekalian ya #ngarep

  5. Nah, tidak apa-apa jika sudah seizin Tuhan.

    • ndak bole sering sering lho mas, apalagi kalo ketauan eh..

  6. Roti tawar tjap Djuragan… Satire

    • enak mana ama sari roti ?

      • enak spikuk igor pastry😀

  7. lucu sekaligus memilukan…

  8. Tuhan merestui, amin amin amin

  9. Dilema!
    Mungkin akan seperti itu ceritanya kalo aku mencuri hatimu #eaaaa

  10. hmm, mencuri itu baik utk kemanusiaan ya?

    • mecuri itu baik kalo ga ketauan orang, dan kalo enggak menganggab diri sendiri orang, #ngemengepeiki😛

  11. Semoga rotinya nggak terlalu garing kayak cerita ini. Amin.

  12. Saya nggak nyangka lho ending-nya…😯

    • saya juga ga nyangka kok ga sekalian selai nya

  13. hmm,ga bisa coment apa-apa,bingung😦

  14. Hum,boleh ambil satu lagi nggak?

  15. Biar Tuhan ga terkesan jahat di sini saya nambahin dikid yah mbak. Zaman presiden Umar bin Khatab, pencuri ga jadi dihukum gara2 miskin dan bahkan dikasih lagi bekal makanan sama uang.

    Biar Tuhan saya ga terkesan jahat lagi di sini dengan bilang hukuman potong tangan adalah barbar dan sebagainya, saya doakan yg bilang gitu semoga rumahnya dirampok dan hartanya dijarah semuanya.

    Mudah2an orang2 yg berpikir bar-bar tadi akan segera menyetujui saya

    • amiiiieennn ga ada yang bilang Tuhan jahat

  16. T_T

    • cep cep cep cini cini ama tante #ditabok

  17. Jangan pukul wory, dia tidak nakal hanya lapar.

  18. hahaha…. ceritanya asik uy….

  19. hehhe boleh jua critanya…salam kenal..

  20. kisah yang cukup menarik, walau masih ada ketimpangan dikit Piss

    • weeeee ^_^ saya suka itu, monggo di ralat mas

  21. mbak ulan keyeennnnn….

  22. *OOT* heh! kapan pindahan ke bali? ke jakarta dulu kan? makan-makan!!!

    • kapan ke baliiiiii !!!! traktir aku ! eh..

  23. aduuh, kenapa aku kemarin pas istirahat siang gak nengok nengok ke dalam pabrik ya, aku khan pingin nampang juga di tulisan ini..

    “seorang pekerja ganteng bernama ndop memergokiku sedang mengambil roti.. aku langsung berlari menuju rumah… ”

    nah kalau begitu khan aku masuk dalam cerita..

    ah siyal..😦

    • =_= pasti njenengan ga ke syuting sih

  24. nice post ^_^

  25. Keren… 2 thumbs up for you deh… Sebuah cara yang unik untuk mengungkap dan menertawakan kesedihan… Ironi memang…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: