Kepada Hujan

January 17, 2013 at 3:23 p | Posted in lucu | 14 Comments
Tags:

Teruntuk Hujan.

Hai hujan, terima kasih sudah turun ke bumi. Airmu menyejukkan sekali. Dahaga bumiku terobati, kekeringan terampuni. Tumbuhan kembali berseri, hewan lalu bernyanyi. Aku terseringai.

Hai hujan, kenapa kau belum juga berhenti? Bumiku sudah cukup air hari ini. airmu sudah tidak menyejukkan lagi. Bumi sudah kenyang, sudah muntah. Ia mengeluarkan sampah, yang akan menjadi limbah.

Hai hujan, berhentilah! Kau membuat manusia susah. Kau membuat alam gundah. Hewan-hewan resah, dan tanaman musnah.

Hujan, petirmu kejam, anginmu seram. Apa kau sedang marah? Apa karena kami berulah? Siapa yang hendak kau hanyutkan? Siapa yang ingin kau lenyapkan? Apa kau memberi cobaan? Atau ini sekedar peringatan?

Hai hujan, kurasa kau hanya berkerja sama dengan alamku, melunakkan sedikit, kerak-kerak di permukaan bumi. Selesai kerjamu nanti, aku yakin, bukan hanya kerak bumi yang melunak. Mungkin juga keras kepala kami.

– Perempuan di balik jendela yang basah –

14 Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Jadi adem…🙂

  2. kalau kering panjang protes, kalau hujan panjang juga protes. kalau dikit-dikit panas dikit-dikit hujan juga protes. kasihan ya hujan belakangan ini banyak yang mendesaknya untuk berhenti, padahal siapa yang memanggilnya di awal dulu.

    • Njenengan di bali to mas? Atau di jogja?

      • Sekarang di Jatim kok Mbak.

  3. biar hujan datang, banjir dan longsor kan bukan salah hujan.. salah kitanya nggak jaga lingkungan.. ntar kalau kemarau dikira hujan marah juga..

    • Marahin mbak!! Marahin! Nakal tuh emang!

  4. Kasihan, njeung Ulan basah, sini aku hairdryer.

    Keren njeung postingnya.

    • Diandukin aja mas, aku curiga bukan hairdryer tapi vacuum cleaner

  5. Terima kasih atas konten dan info yg menarik dan menginspirasi….thk u

    • Makasih sudah mampir ke rumah saya mas ^-^

  6. rain, rain go away come again another day😆

    • Trus another day-nya diusir lagi,😦 ciyan ujannya

  7. adem, dalem sekaligus bermakna..🙂


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: