Untuk Rumput Tetangga

January 21, 2013 at 3:23 p | Posted in lucu | 2 Comments
Tags:

Hai rumput tetangga

Kau hijau sekali, lebih hijau dari rumput di halaman rumahku. Menjagamu pasti nikmat sekali. Mengelilingimu dan membuatmu aman pasti berguna sekali. Tapi aku hanya mampu memandangmu dari kejauhan.

Diam-diam aku mengagumimu, memperhatikanmu dan memimpikanmu.
Setiap hari aku mengamatimu, membuatku lupa segalanya. Rumput di halamanku semakin kuning setiap hari, aku tak tau kenapa. Aku malas melihatnya, aku malas mengurusnya.Tidak seperti kau yang selalu hijau dan segar. Selalu indah dipandang.

Aku mulai cemburu jika pemilikmu setiap hari merawatmu, menyirammu dan memperhatikanmu. Aku mulai ingin memilikimu. Aku tidak keberatan jika aku bertukar dengannya.

Malam nanti mungkin aku akan mendatanginya, meminta ijin, dan mencari cara bagaimana bisa aku yang memilikimu, dan dia yang memiliki rumput di halamanku.

Aku semakin tak kuasa menahan ingin memilikimu.

– Pemilik rumput sebelah rumah –

2 Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Adakah pesan terselubung dibalik “rumput” ituuu..?😀 Kalimat “Rumput di halamanku semakin kuning setiap hari, aku tak tau kenapa.” ini… beuh

  2. Terima kasih atas konten dan info yg menarik dan menginspirasi….thk u


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: