Mbak Nia

January 22, 2013 at 3:23 p | Posted in lucu | 2 Comments
Tags:

Salam hormat mbak Nia Daniaty.

Saya bukan fans mbak Nia. Saya juga tidak tahu lagu mbak Nia. Tapi saya mengagumi kesabaran mbak Nia. Saya membayangkan bagaimana repotnya punya suami seperti om Farhat. Yah… saya hanya berasumsi, saya tidak tahu pasti.

Saya kenal om Farhat juga hanya dari akun twitternya. Itupun kalau om Farhat tidak pakai admin, atau, kalau itu benar akunnya.
Tentu saja, saya tidak bisa menghakimi bagaimana om Farhat, hanya dari akunnya saja. Seperti merangkum air laut ke dalam gelas.

Sayangnya, saya jadi tahu rasa asin air laut yang saya rangkum di dalam gelas. Saya jadi tahu, air laut tidak menghidupi saya. Saya jadi tahu, air laut tidak melepas dahaga saya.

Tanpa mengurangi hormat saya dan rasa kagum saya pada mbak Nia, saya rasa mbak Nia lah yang paling tahu bagaimana menangani om Farhat. Jika mbak Nia kewalahan, mungkin perempuan lain juga akan sama.

Berhenti sebentar pun tidak apa-apa mbak, untuk berjalan lebih jauh.

2 Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Wahahaaa gokiiiillll…😛 Tapi, pasti ada yg tersirat di tiap suratmuuu..

  2. mas sudah mas. eh, mbak.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: