Untuk Jakarta

January 29, 2013 at 3:23 p | Posted in lucu | 2 Comments
Tags:

Dear Ibu Kota

Ingat aku? Aku pernah lahir dari rahimmu. Kau dulu menyenangkan, semasa kecilku, sekarang tidak lagi, karena itu aku durhaka padamu. Aku pergi dan tak ingin kembali.

Tapi lagi-lagi kau menjanjikan mimpi, untuk anak-anak kandungmu, bahkan untuk anak-anak tirimu. Kau menenepati janjimu, beberapa. Kebanyakan tak kau acuhkan.

Aku pun sebenarnya tak perduli, sampai aku harus kembali dalam naunganmu.

Terakhir aku melihatmu, kau tidak terlihat ceria seperti dulu, kau lebih kusam dam wajahmu terlihat sedang tertekan. Apa kau baik-baik saja? Apakah anak yang kau asuh membuatmu begitu? Kau yang membuat mereka, atau mereka yang membuatmu?

Sabarlah ibu, semoga hujan dan dedaunan melepas lelahmu.

– anak perempuanmu yang durhaka –

2 Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. None Jakarte😀

  2. nice post gan.. <— komene njaluk didelete iki haha

    Iki mesti lagi mbahas banjir ya..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: