Teman

January 30, 2013 at 3:23 p | Posted in lucu | 1 Comment
Tags:

Hai teman

Terima kasih menemaniku siang dan malam.
Terima kasih selalu ada disaat aku membutuhkan.
Terima kasih membuatku tak pernah merasa sendiri.
Terima kasih untuk menampung air mata dan gelak tawa.

Kita memang sering berbeda pendapat. Aku tahu, akulah yang keras kepala. Kau selalu akhirnya mengalah, dan aku akhirnya sadar kesalahanku.

Aku bersyukur sekali kau dulu tak pernah pergi dariku, tidak seperti kebanyakan teman lainnya, kau pergi hanya saat aku tak ingin ada kamu. Kau sangat pengertian.

Aku sering membanggakanmu pada teman-teman lainku yang tak pernah setia. Aku ingin mengenalkanmu pada mereka. Tapi kenapa mereka selalu mengerutkan kening mereka. Kadang aku dianggab gila. Mungkin mereka tidak percaya, di jaman seperti ini, aku masih punya teman sepertimu.

Tapi aku menjadi ragu, setiap mereka bersamaku, mengapa kau tak pernah ada di sana? Apa kau malu pada mereka? Apa kau merasa tak nyaman? Aku bahkan mau kehilangan mereka dan hanya mempunyai satu teman. Kamu.

Mereka tidak juga mengerti, walau aku coba jelaskan berkali-kali. Mereka bilang kau tak pernah ada. Mereka bilang kau hanya hayalanku. Mereka bilang kau hanya imaji. Aku tahu mereka iri.

Sampai hari ini, kau telah lama pergi, mungkin mereka menyakitimu. Tapi aku selalu menyayangimu.

– teman nyatamu –

1 Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. 😀


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: