Pohon

January 31, 2013 at 3:23 p | Posted in lucu | 1 Comment
Tags:

Kepada Pohon Tua di Seberang Jalan.

Aku teringat pada kucing kecil yang mengagumimu dari kejauhan, karena tak kau ijinkan mendekat. Ia kadang dekat dengan akarmu, kadang dengan juntaimu. Kadang kau ijinkan bermain di dahanmu, tapi tak juga kunjung kau peluk.

Kau pohon yang baik, meski kau tak menginginkannya, kau tetap saja melindunginya dari sinar matahari dan rintik hujan. Begitupun ia tetap lapar, ia tetap haus.

Ia sering pergi menjauh, sepertinya ia bosan akan acuhmu. Tapi ia tak pernah tak kembali pada dahanmu. Ia terlalu ingin pelukmu.

Ia pun kucing kecil yang manis. Tidak pernah mau dengan pohon yang lain, sayangnya iapun tak mau berbagi dahanmu dengan yang lain. Ia serakahimu. Burungpun tak ia ijinkan hinggap.

Sayangnya kucing kecil memang tak pernah dijodohkan dengan pohon sepertimu. Kau milik jendelaku.

– Perempuan di Balik Jendela seberang Jalan –

1 Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Yang tersirat : Kalo cinta ndak harus dipeluk jugaaa😀


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: