Dunia

February 9, 2013 at 3:23 p | Posted in lucu | 1 Comment
Tags:

Dear Dunia

Kau muak dengan kami, manusia? Kami merusuhi setiap incimu. Kami mengangkangimu dengan kesombongan, meninggalkanmu dengan ketidak perdulian. Mengakumu, memakaimu, lalu menggerutu.

Kamu muak dengan kelakuan kami, Manusia? Akupun muak dengan mereka yang memakai otaknya untuk merusakmu. Akupun muak dengan mereka yang mengaturmu demi kepentingan sendiri.

Dunia, kau muak dengan kami, manusia? Berkali kali kami tak tau diri, memanfaatkanmu, lalu mengingatmu hanya sesenggang waktu. Pun hanya mengingat.

Dunia, itu aku. Aku pun muak dengan manusia seperti aku. Mulutku berkoar-koar, padahal otakku lebih tumpul dari dengkul. Hanya mampu menghujat apa yang manusia lain lakukan padamu. Hanya menghujat. Ya, hanya menghujat. Tanpa melakukan apapun.

Akupun muak.

1 Comment »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Titik nadir…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: