Balami

February 11, 2013 at 3:23 p | Posted in lucu | 4 Comments
Tags:

Dear Balami

Balami, maafkan aku, karena baru ini menulis surat kepadamu, inipun aku membawa kabar buruk bagimu.
Adik kandungmu, Bima, masuk puskesmas pagi ini karena tertabrak motor yang lari. Bima terlempar dan tangannya retak.

Umi memintamu pulang, ia tak sanggup merawat adikmu sendiri katanya, ia ingin kau tinggal saja di kampung, dan tidak usah kerja lagi. Masalah makan sehari hari, umi bilang kalau kau akan ia beri ladang untuk kau kelola. Kalau kau tidak mau, umi akan bicara pada pak Win, supaya kau boleh bekerja di ladang tehnya.

Aku tahu, Balami, pekerjaanmu di kota bergaji besar dan berpangkat tinggi, tapi ingatlah umi dan adikmu lebih membutuhkanmu. Tinggalkan saja pekerjaanmu dan berkumpul bersama keluarga. Tak perlu uang banyak, yang penting kebersamaan. Semoga kau mengerti.

Tetangga kampungmu.

(Red. Tiba-tiba mules)

4 Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Apa yang akan anda lakukan jika mendapat surat seperti ini?

  2. Sindiran?😀

  3. Galau…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: