Maria

April 22, 2013 at 3:23 p | Posted in lucu | 7 Comments

Akulah perempuan suci dan terhina
Akulah perawan beranak lelaki
Aku dihina dan dipuja
Aku di fitnah dan dipercaya
Akulah bunda dan anak perempuan
Akulah anggun dan darah pada ujung pedang.
Aku menabur cinta kasih tak urung menuai benci.
Akulah perempuan dibalik anak lelaki yang tak pernah terlupa.

7 Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Puisi ini beda dari biasanya… Temanya.. Tapi tetap makjleb membacanya.. *halah🙂

  2. aset yang paling berharga dalam diri kita adalah karakter kita

  3. Reblogged this on NonnaPEDIA.

  4. aku boleh jadi ayahnya gak?

  5. tentang Bunda Maria kah?? hmm.. good poem!🙂

  6. wah komen ane ga muncul lgi😦


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: