50 galah

May 14, 2014 at 3:23 p | Posted in lucu | 9 Comments

“Nak, apa suamimu menyenangkanmu?” Tanya ibu tua kepada anak perempuannya yang kuyu.
“Iya, bu. Dia menyenangkanku” jawab perempuan kuyu dalam balutan kain batik yang dibebet dari leher hingga pinggang.

Cuaca sedang dingin, angin gunung turun bersama kabut, malam sebentar lagi larut. Ibu tua dan anak perempuannya yang kuyu berjalan menyisir lereng bukit menuju rumahnya. Membawa senter dan kayu untuk berjaga-jaga.

“Bapakmu sudah tak ada, ibu takut kau tak bahagia” ibu tua menoleh sekilas, melihat anaknya menunduk saat ibunya bertanya
“Saya bahagia, bu. Seperti yang ibu lihat” perempuan kuyu itu menoleh pada ibu tua sambil tersenyum. Ibu tua ikut tersenyum meski ia tahu, anaknya tak tersenyum dengan tulus.
“Kau membeli baju bekas di pasar malam, apa suamimu kurang memberi uang? Tanya ibu tua dengan nada selidik. Perempuan kuyu menarik nafas panjang. Wajahnya semakin tertunduk dan senyumnya semakin hilang.
“Baju bekas di pasar malam, kualitasnya bagus, mereknya terkenal”
“Juga murah?” Sambar si ibu tua.

Perempuan kuyu berjalan tanpa bicara. Ia tak menjawab apapun dari pertanyaan terakhir ibunya. Ia melangkah lebih cepat. Rumah terasa jauh sekali.

“Bu, sudah sampai rumah ibu, saya tidak mampir ya. Saya ingin cepat sampai rumah saya sendiri, suami saya mungkin sudah pulang” ucap perempuan kuyu lalu mencium tangan ibunya
“Nak, ingatlah, ada kebahagiaan dalam ikhlas”

“Bu, ingatlah, ada kebahagiaan dalam ikhlas” perempuan kuyu mengulang kata-kata ibunya, untuk dikembalikan pada ibu tua.
Ia lalu berjalan menjauh dari rumah ibunya, menuju rumahnya sendiri yang berjarak 50 galah. Ibu tua masih berdiri di depan rumahnya menanti bayang anaknya hilang di kejauhan

Perempuan kuyu berjalan dipinggir jurang, lalu mematikan senter dan menutup mata. Tangannya membentang
“Tuhan, aku ikhlas”

Malam itu tenang. Kabut tak pekat, bulan bersinar sebelah, bintang berhambur. seorang ibu tua berbaring pada dipan bambu. 50 galah darinya, ada seorang lelaki muda sedang mengelus elus ayam jago piaraannya. 50 galah dari laki-laki itu, ada seorang perempuan kuyu di dasar jurang.

9 Comments »

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

  1. Noir…

  2. Ulaaaan…. *peluk*

  3. mbak Ulaan😦

  4. Miris…

  5. …dari dasar jurang, muncul rentangan tangan malaikat berserta tiupan nyawa baru. Wanita kuyu hidup, kembali. Di 50 galah sebelumnya, riuh ramai media meliput akhir kisah usia laki-laki yang setiap inci tubuhnya habis dimakan ayamnya sendiri, tersisa tulang yang anjing-pun enggan mengendus aromanya.

    • Om… kenapa dimakan ayaaaaamm?! Kenapaaaahhh

  6. cerita yang muaanntapppp

  7. Selamat Siang sahabat blogger … selamat merayakan hari raya Idul Adha bagi yang melaksanakannya🙂

  8. 😄 nyimak aja dah , bingung mau koment apa😀


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.
Entries and comments feeds.

%d bloggers like this: